Minggu, 10 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Internasional

Militer China dan Taiwan Tingkatkan Kesiapan Perang Jelang Kunjungan Nancy Pelosi

Militer China dan Taiwan meningkatkan kesiapan perang jelang kunjungan Nancy Pelosi. Pelosi dijadwalkan ke Taiwan sebelum ke Jepang dan Korea Selatan.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
EPA/ BBC
Kunjungan Nancy Pelosi ke beberapa negara di Asia disoroti oleh China. Militer China dan Taiwan meningkatkan kesiapan perang di dekat Selat Taiwan. 

China menekankan mereka siap mempertahankan kedaulatan negara dan integritas teritorialnya, memperingatkan Washington konsekuensi mengerikan jika Pelosi tetap ke Taiwan.

Sikap Joe Biden

Pada Senin, Koordinator Dewan Keamanan Nasional AS untuk Komunikasi Strategis John Kirby mengatakan Ketua DPR Nancy Pelosi berhak mengunjungi Taiwan.

Kirby mencatat Pelosi belum mengkonfirmasi rencana perjalanan apa pun.

Mantan juru bicara Pentagon itu juga menunjukkan Washington tidak akan terintimidasi Beijing.

“Kami akan terus beroperasi di laut dan langit Pasifik Barat seperti yang kami lakukan selama beberapa dekade. Kami juga berkomitmen menjaga jalur komunikasi terbuka dengan Beijing,” tegasnya.

Tiltrotor MV-22 Osprey terlihat di dek penerbangan di atas kapal induk serbu amfibi USS Tripoli. Tripoli sekarang berada di dekat Okinawa. AS dilaporkan menggerakan aset militernya untuk lebih dekat ke Taiwan, menjelang kunjungan yang belum dikonfirmasi Nancy Pelosi ke Taiwan.
Tiltrotor MV-22 Osprey terlihat di dek penerbangan di atas kapal induk serbu amfibi USS Tripoli. Tripoli sekarang berada di dekat Okinawa. AS dilaporkan menggerakan aset militernya untuk lebih dekat ke Taiwan, menjelang kunjungan yang belum dikonfirmasi Nancy Pelosi ke Taiwan. (Tribunnews.com/US Navy)

Kirby memperingatkan "langkah-langkah potensial dari China" dalam beberapa hari mendatang, yang katanya dapat mencakup provokasi militer, seperti menembakkan rudal di Selat Taiwan atau di sekitar Taiwan.

Presiden AS, Joe Biden, menugaskan pejabat senior, termasuk Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan, untuk mengingatkan Pelosi tentang risiko kunjungannya ke Taiwan.

Surat kabar Financial Times mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan Pelosi seolah-olah berencana menemui Presiden Taiwan Tsai Ing-wen pada Rabu besok.

Klaim tersebut mengikuti portal berita Taiwan ETtoday yang melaporkan Ketua DPR diharapkan tiba di Taiwan pada Selasa malam.

Lalu mengadakan pertemuan dengan Tsai pada Rabu dan meninggalkan pulau itu sekitar tengah hari pada hari yang sama.

Kementerian Luar Negeri Taiwan belum mengomentari laporan tersebut.

Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun Senin lalu mengatakan, China telah berulang kali memperjelas posisinya tentang kemungkinan kunjungan Pelosi ke Taiwan.

Baca juga: China, Donald Trump, hingga Rusia Peringatkan Nancy Pelosi Tak Kunjungi Taiwan

Baca juga: Militer AS Kerahkan Kapal dan Pesawat Tempur Lebih Dekat ke Taiwan, China Sudah Peringatkan

Beijing telah berulang kali menyatakan keprihatinan serius dan tegas, menentang kunjungan semacam itu.

“Seperti yang kita lihat, kunjungan dari Gedung Putih atau dari Pelosi, kunjungan seperti itu tampaknya sangat berbahaya, sangat provokatif,” katanya.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved