Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RENUNGAN SUBUH

RENUNGAN SUBUH - Ibrani 13:1-4 Menjamu Malaikat Tuhan

Salah satu ciri khas orang Kristen adalah memelihara kasih persaudaraan. Ini adalah pengajaran Kristus tentang kasih.

Editor: Aswin_Lumintang
istimewa
Ilustrasi Membaca Alkitab 

  Ibrani 13:1-4
TRIBUNMANADO.CO.ID - Salah satu ciri khas orang Kristen adalah memelihara kasih persaudaraan. Ini adalah pengajaran Kristus tentang kasih. Bahwa orang Kristen harus hidup bersama, rukun dan damai, menghormati dan menghargai sesama dalam hubungan persaudaraan.

Penulis kitab Ibrani mengingatkan bahwa sebagai umat Tuhan, kita harus hidup saling peduli dan saling membantu serta tolong menolong. Terutama mereka yang sedang kesusahan ataupun termarginalisasi, baik karena ulah sendiri, orang lain maupun karena situasi dan kondisi sekitar yang menekan.

RENUNGAN FIRMAN KRISTEN
RENUNGAN FIRMAN KRISTEN (YOUTUBE)

Kita diajarkan untuk mengulurkan tangan kepada semua orang yang membutuhkan pertolongan. Termasuk orang asing ataupun orang yang tidak memiliki tempat tinggal entah karena dalam perjalanan maupun karena situasi ekonomi ataupun status sosial. Kepada orang-orang yang berbuat baik demikian, sesungguhnya Tuhan sedang "menabung" berkat baginya. Mengapa? Karena ketika mereka memberi tumpangan kepada orang-orang yang membutuhkannya, sesungguhnya mereka sementara menjamu malaikat-malaikat Tuhan.

Tahulah kita bahwa jika ada malaikat yang menjaga kita, maka ada penyertaan Tuhan yang sempurna di sana. Maka agar ada "pengawalan" malaikat yang kita jamu di sekitar kita, peliharalah kasih persaudaraan, berilah tumpangan, kasihi dan tolonglah orang-orang lemah, yang sedang dalam hukuman, yang diperlakukan dengan sewenang-wenang.

Juga kita harus menjaga kekudusan hidup perkawinan. Kehidupan keluarga kita harus benar-benar terjaga dan terhindar dari kecemaran oleh dosa zinah ataupun persundalan. Allah tidak segan-segan menghakimi orang seperti itu.

Demikian firman Tuhan hari ini.
  Peliharalah kasih persaudaraan!
  Jangan kamu lupa memberi tumpangan kepada orang, sebab dengan berbuat demikian beberapa orang dengan tidak diketahuinya telah menjamu malaikat-malaikat.

Ingatlah akan orang-orang hukuman, karena kamu sendiri juga adalah orang-orang hukuman. Dan ingatlah akan orang-orang yang diperlakukan sewenang-wenang, karena kamu sendiri juga masih hidup di dunia ini.

 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah." (ay 1-4)_

Kita diajarkan untuk berbuat baik bukan untuk dipertontonkan kepada banyak orang, tapi harus melakonkannya dalam kehidupan nyata sebagai rasa syukur kita kepada Tuhan. Kita berlaku baik dan benar merupakan wujud atau tanda ketaatan kita yang sudah menerima kasih karunia dari Tuhan Yesus Kristus.

Karena kita telah mendapatkan segala berkat dan anugerah bahkan terutama kehidupan dan keselamatan dari Tuhan itu, maka marilah kita melakukan segala perintah atau firman Tuhan dalam hidup kita setiap hari. Setiap umat Tuhan yang percaya pada Kristus, harus mewujudkan kasih yang Dia ajarkan dalam segenap aspek kehidupannya.

Mengasihi semua orang tanpa pilih kasih. Bukan hanya yang baik kepada kita. Tapi juga yang tidak baik ataupun yang tidak suka kepada kita. Bahkan musuhpun harus kita kasihi. Itulah sebabnya semua orang tanpa batasan apapun, harus kita kasihi. Jangan kita musuhi.

Demikian pun dengan orang-orang yang tidak kita kenal. Siapapun mereka. Jika mereka tidak memiliki tempat tinggal, kita harus memberi mereka tumpangan. Jika mereka dalam kekurangan kita harus memperlengkapi mereka dengan segala sesuatu yang ada pada kita.

Namun demikian, kasih kita kepada orang yang tidak kenal bahkan yang memusuhi kita, jangan sampai memadamkan kasih dan pengormatan kita kepada orang-orang yang di sekitar kita. Entah itu keluarga, teman atau orang lain yang dekat dengan kita. Jadi, kasih kita kepada sesama hendaklah paripurna dan tak terbatas kepada kalangan atau kelompok tertentu saja, tapi kepada semua orang.

Itulah kiranya yang terjadi dan dilakukan oleh kita sebagai keluarga dan umat Kristus di dunia ini. Di mana saja kita berada, wujudkan dan praktikkanlah kasih persaudaraan dan hidup yang saling menolong serta mengasihi tanpa batas dengan sesama. Itulah yang Tuhan kehendaki bagi kita. Layanilah sesama dalam segala keberadaannya dan lakukanlah yang baik meski tanpa diketahui oleh orang lain termasuk orang yang kita layani dan tolong. Sebab dengan demikian kita telah menjamu malaikat Tuhan dalam hidup kita. Hidup kita pun diliputi berkat melimpah dari Tuhan Yesus. Amin

DOA: Tuhan Yesus, pakailah hidup kami hanya hidup menyenangkan hati Tuhan dan terus mengasihi sesama dalam segala keberadaan kehidupan kami. Agar kami jadi berkat bagi banyak orang. Amin

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved