Breaking News
Minggu, 7 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

ISKA

Daftar Nama Presidium Pusat Ikatan Sarjana Katolik Indonesia Periode 2022-2026

Inilah aftar nama Presidium Pusat (PP) Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Indonesia Periode 2022-2026

Tayang:
Editor: Aldi Ponge
Iska
Menkopolhukam Mahfud MD bersama Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Kardinal Ign. Suharyo, Ketua Presidium Pusat (PP) ISKA (2022 - 2026) Dr. Luky Yusgiantoro dan Ketua PP ISKA (2017 - 2022) Hargo Mandirahardjo, seusai acara Pengukuhan PP ISKA di Jakarta, pada Minggu, 31 Juli 2022 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut daftar nama Presidium Pusat (PP) Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Indonesia Periode 2022-2026 yang dikukuhkan di Hotel Santika Premiere, Slipi, Jakarta Barat, pada Minggu (31/7/2022)

Pengukuhan PP ISKA dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mohammad Mahfud MD.

Pengukuhan PP ISKA berdasarkan keputusan Ketua Presidium Pusat ISKA Nomor : 200/KEP/PP-ISKA/VI/2022 tentang srtuktur PP ISKA periode 2022 - 2026 tertanggal 25 Juni 2022.

Ketua PP ISKA periode 2022-2026, Luky A Yusgiantoro, menggarisbawahi empat poin penting yakni sikap menjunjung martabat manusia dan kesetaraan, organisasi yang terbuka untuk dialog dan dinamika kehidupan berbangsa, prinsip melayani, dan senantiasa menjadi inspirasi dan harapan bagi negara dan Gereja.

“Kami menunjukkan sebagai sebuah organisasi inklusif di lingkungan internal Katolik dan menjadi organisasi yang semakin berjejaring dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kader ISKA harus mampu menjadi agent of change dan mampu dalam menunjukkan sikap-sikap menjunjung martabat manusia dan kesetaraan dalam keseharian di lingkungan masing-masing,” katanya.

“Terkait jelang tahun politik 2024, kami harus tetap berdiri sebagai organisasi intelektual yang bebas dari kepentingan politik praktis. Setiap kader ISKA diundang untuk selalu berdiri sama tinggi dalam hal proses tersebut dan tetap menjunjung proses politik yang bermartabat. Kader ISKA yang menduduki posisi atau jabatan di badan eksekutif, legislatif dan yudikatif, akan mengedapnkan prinsip melayani (servant leadership) dan mengedepankan.”

Diharapkan ISKA - yang sudah berusia 64 tahun dan memiliki lebih dari 150 Dewan Pengurus Cabang (DPC) di seluruh Indonesia - dapat bekerja sama dengan baik untuk mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa.

“Kami siap berkordinasi, berkolaborasi dan komunikasi dengan semua lapisan, golongan dan seluruh elemen masyarakat agar dapat mewujudkan tujuan dan cita-cita bangsa. Semoga ke depan kita dapat sama-sama saling mendukung satu sama lain agar ISKA menjadi salah satu pelopor dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara,” lanjutnya.

Menkopolhukam Mahfud MD bersama Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Kardinal Ign. Suharyo, Ketua Presidium Pusat (PP) ISKA (2022 - 2026) Dr. Luky Yusgiantoro dan Ketua PP ISKA (2017 - 2022) Hargo Mandirahardjo, seusai acara Pengukuhan PP ISKA di Jakarta, pada Minggu, 31 Juli 2022
Menkopolhukam Mahfud MD bersama Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Kardinal Ign. Suharyo, Ketua Presidium Pusat (PP) ISKA (2022 - 2026) Dr. Luky Yusgiantoro dan Ketua PP ISKA (2017 - 2022) Hargo Mandirahardjo, seusai acara Pengukuhan PP ISKA di Jakarta, pada Minggu, 31 Juli 2022 (ISKA)

Menkopolhukam Mohammad Mahfud MD dalam orasi kebangsaannya, ia menekankan peran penting PP ISKA dalam menggerakkan kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Kita semua berharap para sarjana yang telah mengenyam pendidikan tinggi, khususnya yang tergabung dalam ISKA yang baru saja dilantik, bisa (dan) mampu menjadi lokomotif yang menggerakkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang menjunjung tinggi martabat kemanusiaan dan kesetaraan,” ujarnya.

Menurutnya, perjuangan untuk mewujudken kesejahteraan tidak pernah usai. Untuk itu, seluruh komponen bangsa memiliki tugas untuk membangun kesejahteraan. Orasi kebangsaan merupakan bagian akhir dari rangkaian acara.

Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo, uskup Keuskupan Agung Jakarta (KAJ) dan juga ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), memimpin Perayaan Ekaristi yang dirayakan secara konselebrasi.

Dua konselebran yang mendampinginya adalah moderator ISKA Pusat Romo Antonius Widyarsono SJ dan dosen Teologi Dogmatik Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Romo Andreas B. Atawolo OFM.

Dalam homilinya, Kardinal Suharyo menekankan pentingnya membangun watak peduli dan mengajak ISKA untuk terus mengembangkan watak bangsa Indonesia ini.

"Tentu mengucapkan kata peduli itu gampang. Tetapi kita juga boleh yakin bahwa peduli dan mengembangkan watak peduli membutuhkan kajian sosial dan budaya bahwa akhirnya - saya berani mengatakan - untuk membangun masyarakat yang peduli satu sama lain membutuhkan keputusan politik. Itulah yang Bapak-Ibu hadapi dalam tugas pelayanan dalam ISKA," ujarnya.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved