Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kabar Artis

Akhirnya Terungkap Penyakit Langka Diidap Ruben Onsu, Empty Sella Syndrome, Ini Gejala dan Penyebab

Empty Sella Syndrome, yang diderita Ruben Onsu, adalah penyakit langka yang berhubungan dengan kelenjar di dalam otak manusia.

YouTube TRANS TV OFFICIAL/dailypioneer.com via TribunStyle.com
Kolase foto artis Ruben Onsu (kiri), ilustrasi otak manusia (kanan) - Ruben Onsu mengidap penyakit langka yang disebut Empty Sella Syndrome, Ini Gejala dan Penyebabnya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya Terungkap soal Empty Sella Syndrome, penyakit langka yang diderita artis Ruben Onsu, suami Sarwendah Tan.

Ruben Onsu diketahui kini mengidap penyakit langka yang disebut Empty Sella Syndrome yang membuat sang artis sampai takut tak bisa bangun lagi ketika sedang tidur.

Akhirnya terungkap penyebab dan gejala Empty Sella Syndrome, penyakit langka yang kini diidap Ruben Onsu.

Empty Sella Syndrome adalah kondisi di mana kelenjar pituitary yang biasa ditemukan pada dasar otak menyusut atau menjadi rata

Mengenal Apa Itu Empty Sella Syndrome

Empty Sella Syndrome adalah penyakit langka yang menyerang otak bagian sella turcica. Sella turcica adalah ruang di dasar otak tempat kelenjar pituitari berada. Kelenjar pituitari adalah kelenjar yang berfungsi menghasilkan hormon-hormon penting untuk kesehatan tubuh.

Pada sebagian kecil orang, sella turcica berbentuk tidak sempurna dan menyebabkan cairan otak masuk dan mengisi ruangan tersebut. Cairan otak ini akan mendorong kelenjar pituitari, sehingga pada pemeriksaan MRI, kelenjar pituitari tampak mengecil atau menghilang. Kondisi inilah yang disebut Empty Sella Syndrome atau ESS.

Jenis-jenis Empty Sella Syndrome

Berdasarkan penyebabnya, ESS terbagi menjadi dua jenis, yaitu primer dan sekunder:

- ESS primer: kelenjar pituitari yang mengecil tanpa diketahui penyebabnya. Kasus ini paling banyak ditemukan pada wanita dengan obesitas dan tekanan darah tinggi. ESS primer ditandai dengan akumulasi cairan otak di sella turcica.

- ESS sekunder: kelenjar pituitari mengecil akibat mutasi genetik, kecelakaan, terapi radiasi, atau operasi.

Gejala Empty Sella Syndrome

Penyakit Empty Sella Syndrome walaupun bisa menurunkan kualitas hidup pasien, namun penyakit ini tidak membahayakan jiwa dan tidak memengaruhi usia harapan hidup. Berikut adalah beberapa gejala ESS yang sering ditemukan:

- Impoten pada pria

- Tidak memiliki gairah seksual

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved