News
Seorang Kepala Sekolah di NTT Tewas Tenggelam, Sempat Pamit Terapi Stroke
Seorang lelaki yang bekerja sebagai kepala sekolah di NTT ditemukan meninggal dunia di pantai. Sebelumnya ia sempat pamit untuk terapi stroke.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sabtu (30/7/2022), seorang warga di Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, meninggal dunia.
Jenazah ditemukan terapung di laut, tepatnya di pesisir pantai Wailamung.
Sebelumnya, saat masih hidup korban sempat pamit ke pihak keluarga untuk terapi penyakit stroke.
Kemudian ia berangkat dari rumah ke Pantai Wailamung sekitar pukul 04.00 Wita.
Jarak dari rumah korban ke Pantai Wailamung sendiri sekitar 50 meter.
Namun sampai pukul 07.00 Wita korban tak kunjung pulang kerumah.
Akhirnya istri korban pergi mencari korban ke Pantai Wailamung.
Ketika istri korban sampai di sana, dia menemukan korban sudah tenggelam dan tidak bernyawa.
Warga pun langsung membawa korban ke puskesmas Watubaing namun korban sudah meninggal dunia.
"Pada hari sabtu,tanggal 30 juli 2022, sekitar jam 04.00 Wita menurut istrinya,(saksi 2), korban pergi ke pantai untuk terapi penyakit struk, sehingga sampe jam 07.00 juga blm plg, dan akhirnya saksi 1, mengecek ke pantai yang jaraknya sekitar 50 meter dari rumah, korban sudah tenggelam, dan tidak bernyawa lagi, sehingga saksi 1, melaporkan kejadian ini ke saksi 2, sekitar jam 07.00 Wita di pantai Wailamun, jarak dari rumah 50 meter," katanya.
Baca juga: Bocoran Anime One Piece Episode 1027, Rilis Besok, Ini Link Nontonnya
Baca juga: Sosok KH Marsudi Syuhud Digadang Sebagai Cawapres Ganjar Pranowo, Dikenal Ahli Ekonomi Syariah
Korban merupakan seorang Pegawai negeri Sipil bernama Daniel Dan (59) merupakan seorang kepala sekolah dasar (SD) Baokremot di Desa Wailamung, Kecamatan Talibura.
Hingga saat ini, Aparat kepolisian dari Polsek waigete bersama tim Inafis polres sikka sudah di Puskesmas Watubaing.
Tewas di Laut
Sebelumnya, seorang warga Baokremot Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka ditemukan tewas terapung di laut, tepatnya di pesisir pantai Wailamung, Sabtu 30 juli 2022 sekitar pukul 07.30 Wita.
Menurut informasi yang berhasil dihimpun Tribunflores.com, penemuan mayat laki-laki tersebut berawal dari seorang nelayan yang sedang melintas di perairan Wailamung.

Tiba-tiba dirinya dikejutkan dengan sosok pria mengapung dengan posisi tengkurap.
Sontak saja membuat warga kaget, dan langsung menghubungi warga lain yang berada di permukiman.
Setelah dikenali indentitas korban, warga pun langsung membawa ke puskesmas Watubaing, namun setelah mendapat perawatan, korban dipastikan meninggal dunia dan hingga saat ini korban masih berada di IGD puskesmas Watubaing.
Sementra itu, Kasub Sektor Nebe, Aipda Sadriyanto mengatakan, korban meninggal dunia karena tenggelam di laut.
Menurutnya, pihaknya masih menunggu petugas kepolisian dari polres untuk melakukan identifikasi terhadap korban.
Baca juga: Peringatan Dini Besok Minggu 31 Juli 2022, BMKG: Sebanyak 22 Wilayah Waspada Alami Cuaca Ekstrem
Baca juga: Peringatan Dini BMKG Minggu 31 Juli 2022, Ini Daftar Wilayah Waspada Potensi Alami Cuaca Ekstrem
"Korban meninggal dunia karena tenggelam, kita masih menunggu petugas dari polres untuk Identifikasi korban," ujarnya.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunflores.com dengan judul Kronologi Kepala Sekolah di Sikka Ditemukan Tewas Terapung di Laut.