Kecelakaan

Kecelakaan Maut, Seorang Wanita Tewas, Korban Hendak Menyalip Lalu Jatuh ke Kolong Truk

Kecelakaan maut di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Jumat (29/7/2022), melibatkan sepeda moror dan truk Pertamina, akibatnya seorang wanita tewas.

Editor: Ventrico Nonutu
Istimewa
Ilustrasi kecelakaan. Kecelakaan maut di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Jumat (29/7/2022), melibatkan sepeda moror dan truk Pertamina, akibatnya seorang wanita tewas. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Jumat (29/7/2022).

Insiden kecelakaan tersebut melibatkan sepeda moror dan truk Pertamina.

Akibat kecelakaan itu seorang wanita tewas.

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 12.42 WIB, Mantan Anggota TNI Tewas, Terlindas Truk saat Hendak Menyalip

Baca juga: Peringatan Dini BMKG Sabtu 30 Juli 2022, Ini Wilayah yang Berpotensi Mengalami Cuaca Ekstrem

Peristiwa kecelakaan itu terjadi tepatnya di jalan nasional Trans Ende-Bajawa tepatnya di Kampung Pu'u Mbara, Desa Rate Rua, Kecamatan Ende Utara.

Kasat Lantas Polres Ende, Ipda I Gusti Komang Astina mengatakan bahwa, kronologi bermula ketika truk tangki pertamina dengan nomor polisi B 9730 SFV yang dikendarai oleh Yohanes Bate datang dari arah Kota Ende menuju Bajawa, Ibu kota Kabupaten Ngada dengan kecepatan sedang 40 km per jam mengingat truk sedang memuat BBM.


Foto: Ilustrasi kecelakaan.

Disaat yang bersamaan dari arah belakang, korban berinisial TYS yang mengendarai sepeda motor honda Soul dengan nomor polisi EB 5940 AH berusaha untuk menyalip truk tangki tersebut dengan kecepatan tinggi.

Namun, nasib nahas menimpa korban.

Sebab motor yang dikendarai itu hilang kendali dan terjatuh.

Akibatnya korban terlempat ke dalam kolom truk tangki sehingga korban terlindas dan terseret sejauh 12 meter.

"Korban langsung meninggal di tempat. Dan saat ini korban sudah dievakuasi ke RSUD Ende. Barang bukti motor dan truk tangki pertamina sudah diamankan di Mapolres Ende," ungkapnya.

Sementara itu, tambah I Gusti, sopir truk tangki belum ditahan oleh polisi karena kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Namun, setelah dilakukan penyelidikan dan dinyatakan cukup bukti mengarah kepada kelalaian truk, maka pihaknya akan segera melakukan penahanan terhadap pengemudi tersebut.

"Tadi ketika kami bawa ke unit laka untuk dimintai keterangan sopir tidak meneguk minuman keras. Sopirnya sehat jasmani dan tidak dalam pengaruh alkohol," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved