Brigadir J Tewas

Baru Terungkap Bharada E Diperiksa Apa Saja di LPSK, Edwin Bongkar Fakta Soal Ancaman

Sebagaimana diketahui, Brigadir J meninggal diduga setelah terlibat baku tembak dengan Bharada E.

Editor: Indry Panigoro
(TRIBUNJAMBI.COM/ARYO TONDANG)
Kolase potret Bharada E (kiri) dan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang dipasang saat pemakaman. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Fakta baru kasus tewas Brigadir J.

Diketahui dalam kasus ini, Bharada E ikut terseret.

Dalam keterangan polisi disebut kalau Bharada E menembak Brigadir J.

Bharada E dan Brigadir J merupakan ajudan Irjen Ferdy Sambo.

Brigadir J tewas di rumah Irjen Ferdy Sambo.

Tewasnya Brigadir J membuat publik heboh.

Pasalnya banyak kejanggalan yang ditemukan.

Nah terbaru, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) ternyata telah melakukan pemeriksaan pada Bhayangkara Dua Richard Eliezer alias Bharada E.

Dilansir TribunWow.com, saksi kunci kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J itu menjalani asesmen selama 3,5 jam.

Menurut keterangan Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi ada beberapa tahapan yang masih harus dilakukan mantan ajudan Irjen Ferdy Sambo itu sebelum permohonan perlindungannya diterima.

Ditemui di kantor LPSK Jakarta, Jumat (29/7/2022), Edwin membenarkan kehadiran Bharada E ke kantornya.

"Hari ini baru melakukan pemeriksaan asesmen psikologis," terang Edwin dikutip kanal YouTube KOMPASTV.

"Saudara Bharada E sudah datang sejak jam 14.30 WIB, asesmen selesai jam 18.00 WIB."

Dikatakan bahwa Bharada E ditemani tiga orang.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved