Kamis, 30 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Brigadir J Tewas

Akhirnya Terungkap Sosok Brigadir D Squad Lama Ajudan Irjen Ferdy Sambo yang Ancam Brigadir J

Sosok pengancam Brigadir J ini disebutkan oleh Kamaruddin Simanjuntak ini tergabung dalam squad lama.

Tayang:
Editor: Tesalonika Geatri
Kolase Tribun Manado / Istimewa
Foto bersama Irjen Ferdy Sambo dan para ajudan, (Insert: Bharada E dan Brigadir J). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok pengancam Brigadir J ini disebutkan oleh Kamaruddin Simanjuntak ini tergabung dalam squad lama.

Sosok pengancam juga termasuk satu di antara beberapa ajudan Kadiv Propam Polri Non-Aktif Irjen Ferdy Sambo.

Bahkan sosok pengancam itu sempat foto bersama dengan Brigadir J, Bharada E dan Irjen Ferdy Sambo.

Namun Kamaruddin mengatakan, bukan Bharada E yang melakukan pengancaman pembunuhan tersebut.

Kamaruddin Simanjuntak menuturkan squad lama yang dimaksud yang mengancam Brigadir J adalah seseorang berinisial D dan berpangkat Brigadir.

Sosok yang mengancam Brigadir J.
Sosok yang mengancam Brigadir J. (Kolase Tribun Manado/HO)

"Squad lama itu inisial D, berpangkat Brigadir," kata Kamaruddin kepada Wartakotalive.com melalui pesan tertulis, Kamis (28/7/2022).

Diduga Brigadir D inilah yang mengancam Brigadir J sampai ketakutan dan menangis.

Kamaruddin sebelumnya mengunggah foto tangkapan layar saat Brigadir J melakukan panggilan video dengan sang kekasih, Vera Simanjuntak (VS).

Dalam foto tersebut, Brigadir J tampak menangis sambil menatap wajah Vera di layar ponsel.

Sementara itu, mata Vera juga tampak sembab menandakan ikut bersedih.

Kamaruddin menuliskan bahwa pasangan kekasih itu melakukan panggilan video sebelum Brigadir J tewas.

Dikutip dari WartaKotalive.com, Brigadir J menangis karena disebut sudah tahu akan dibunuh.

Ia lantas berpamitan kepada Vera sebelum pergi untuk selama-lamanya.

Kamaruddin menyebut, pelaku pengancaman adalah 'skuad lama' dari Brigadir J .

"Noted: Keterangan Poto Alm. Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat, Ketika Alm : Pamitan & Memohon Maaf serta Meminta Mencari "pria lain" Sebagai Pengganti Dirinya, Sekaligus Menjelaskan Bahwa Dia Akan Pergi Untuk Selamanya, Karena "Akan Dibunuh Oleh Para Squad Lama Yang Pada Kurang Ajar.. !," tulis Kamaruddin, Rabu (27/7) di Facebook.

Sumber: TribunMedan.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved