Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polisi Tembak Polisi

Bharada E Sangat Tenang Saat Diperiksa, Komnas HAM: Kematian Brigadir J Sudah Ada Titik Temunya

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik yang memeriksa Bharada E menyebut kondisi psikis Bharada E cukup tenang.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bharada E (berbaju hitam) berjalan memasuki ruangan untuk dimintai keterangan di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (26/7/2022). 

Namun dijelaskannya sekali lagi, ia cukup tenang untuk menjelaskan semua informasi keterangan yang dibutuhkan.

Brigadir J Dimakamkan Secara Kedinasan

Setelah proses panjang permohonan keluarga, mendiang Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J akhirnya dimakamkan secara kedinasan kepolisian, di Pemakaman Umum, Unit 1, Sungai Bahar, Muaro Jambi, Rabu (27/7/2022) sore.

Brigadir J kembali dimakamkan setelah dilakukan proses autopsi ulang di RSUD Sungai Bahar.

Kuasa Hukum keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, meski sempat ditolak, permintaan keluarga akhirnya dikabulkan, setelah dirinya memposting cuitan di media sosial Facebook pribadinya dan ke pada awak media, untuk mendesak permintaan keluarga untuk dilakukan pemakaman secara kedinasan.

Baca juga: Sosok yang Mengancam akan Membunuh Brigadir J, Diungkap Kuasa Hukum Keluarga

"Saya minta diviralkan di media sosial, khusunya FB saya, dan langsung menyebar dan juga dari rekan-rekan media yang menyebarkan permintaaan keluarga," kata Kamaruddin, usai mengikuti rangkaian pemakaman kembali Brigadir J, Rabu (27/7/2022).

"Ya karena dari Sungai Bahar ini terus bersuara makanya mereka mendengar," katanya.

Kamaruddin menjelaskan, pemakaman secara kedinasan ini memang menjadi harapan terbesar pihak keluarga, khususnya kedua orangtua Brigadir Yosua.

Itu disebabkan proses perjuangan yang panjang keluarga menjadikan almarhum masuk dalam kepolisian.

Sehingga, pemakaman secara kedinasan, sebagai penghormatan terakhir yang pantas diberikan ke pada Brigadir Yosua.

"Setidaknya itu kan menghibur, karena klien saya ini bangga sekali dengan anaknya yang masuk polisi. Artinya dia bukan orang kaya, dia tinggal di gubuk kecil di sekolah (perumahan guru), patut kita apresiasi," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved