KKB Papua
Kapolda Papua Irjen Mathius Fakhiri Minta Masyarakat Waspada KKB: 'Nyawa Tidak Ada Cadangannya'
Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri minta warga hindari area yang tidak terjangkau pengawasan aparat keamanan karena KKB Papua bisa meneror.
TPNPB-OPM Kodap XVI Wilayah Yahukimo pimpinan Bocor Sobolim sebagai pelaku. Anggota KKB Papua memenggal kepala pria yang mereka sebut sebagai mata-mata.
Prajurit Bocor Sobolim meninggalkan tubuh korban. Mereka membawa kepalanya ke suatu tempat yang diduga sebagai markas Kodap XVI Wilayah Yahukimo.
Panglima Kodap XVI Wilayah Yahukimo Bocor Sobolim menginformasikan peristiwa pemenggalan kepala pendulang emas oleh pasukannya melalui video.
Dia menyebut peristiwa itu terjadi di Kampung Kawe, Distrik Awinbon, Kabupaten Pegunungan Bintang.
"Hari ini pasukan saya dapat satu kepala intelijen. Mereka kasih kepala ke saya. Kami akan berjuang sampai titik tumpah darah. Kami tidak kemana-mana," kata Bocor Sobolim.
"Ini kepala manusia. Kami tidak main-main," ujarnya sembari memperlihatkan kepala manusia terbungkus kantong yang diserahkan anggotanya.
Bocor Sobolim mengingatkan pemerintah Indonesia tidak mengirim orang Jawa ke Pulau Papua.
"Kami mengimbau seluruh di tanah papua, pihak pemerintah kolonial Indonesia, tidak boleh kirim orang jawa di Papua," tegasnya.
Dia juga meminta pemerintah Indonesia stop pemekaran daerah. "Stop pemekaran, berhenti DOB (Daerah Otonomi Baru)."
"Kalau tidak berhenti DOB, kami akan lakukan operasi sampai hanya orang Papua yang ada.
Masyarakat sipil yang lawan, akan kami potong sampai mata. Saya siap bertangugngjawab," kata Bocor Sobolim mengancam.
Video yang beredar melalui aplikasi percakapan WhatsApp itu berdurasi 2 menit 50 detik.
Tiga hari sebelumnya, tepatnya pada Sabtu 16 Juli 2022, pembantaian warga sipil oleh KKB Papua terjadi di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga.
Aksi brutal TPNPB-OPM pimpinan Egianuas Kogoya itu menewaskan 11 orang, tiga di antaranya asal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berikut ini daftar nama korban: