KKB Papua

Egianus Kogoya Ultimatumkan KKB Incar Pejabat yang Setuju Papua Mekar, Ancam Tembak Mati

Panglima KKB Papua Egianus Kogoya meminta para pejabat untuk memilih, mau ditembak mati ataukah tetap melanjutkan pemekaran Papua.

Editor: Frandi Piring
Pos Kupang
Panglima KKB Papua TPNPB OPM Egianus Kogoya incar eks Kapolda Paulus Waterppauw. Egianus Kogoya melontarkan ultimatum itu setelah dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah gencar memekarkan Papua. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Panglima Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua di Nduga, Egianus Kogoya memberikan ultimatum kepada para pejabat di Papua agar hentikan pemekaran di tanah Bumi Cenderawasih.

Egianus Kogoya meminta para pejabat untuk memilih, mau ditembak mati ataukah tetap melanjutkan pemekaran Papua.

Putra Mantan Petinggi OPM itu melontarkan ultimatum itu setelah dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah gencar memekarkan Papua.

Padahal di saat yang sama KKB Papua berusaha menggagalkannya

"Silahkan pilih, mau ditembak mati ataukah lanjutkan pemekaran. Kalau mau lanjutkan pemekaran DOB ( Daerah Otonomi Baru ) berarti kalian akan kami tembak mati.

Sebab semua masyarakat Papua sekarang inginkan kemerdekaan."

"Kalau para pejabat pemerintah terus memaksakan kehendak, maka KKB ( Kelompok Kriminal Bersenjata ) pasti tidak akan diam."

"Kami akan terus berperang dan para pejabat itu jadi target KKB. Kami akan tembak mati para pejabat itu kalau mereka berani melawan KKB," ancam Egianus Kogoya dalam sebuah video berdurasi singkat.

Dari video yang viral di media sosial, saat melontarkan ancaman tersebut, Egianus Kogoya tidak sendirian.

Dalam video viral tersebut, ia didampingi sejumlah Anggota KKB lengkap dengan senjata api di tangan.

Mereka bahkan mengarahkan moncong senjata api tersebut ke arah kamera.

Cara itu hanya untuk menyampaikan pesan bahwa mereka sudah siap menghabisi siapa pun yang dianggap menjadi melawan atau berseberangan dengan spirit perjuangan Papua merdeka.

Tak diketahui secara pasti di wilayah mana Egianus Kogeya menyampaikan pernyataan bernada ancaman tersebut.

Halaman
123
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved