Sitaro Sulawesi Utara

Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Robert Simbolon Tinjau Pulau Makalehi Kabupaten Sitaro

Pulau Makalehi di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menjadi salah satu beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Vian Hermanses/tribunmanado.co.id
Deputi Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP Robert Simbolon bersama rombongan saat melakukan peninjauan di Pulau Makalehi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pulau Makalehi di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menjadi salah satu beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai daerah terdepan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga, Pulau Makalehi yang terdiri dari tiga kampung mendapat perhatian khusus pemerintah pusat.

Beragam proyek infrastruktur pun terus mengalir ke pulau yang pernah menyabet peringkat satu lomba desa tingkat nasional tahun 2010 lalu.

Terkini, pulau yang dikenal dengan ikon wisata Danau Cinta itu mendapatkan kunjungan dari Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Robert Simbolon, Selasa (26/7/2022).

Dengan menggunakan armada transportasi laut milik Pemkab Sitaro, yakni KM Biaro, Robert Simbolon dan rombongan tiba di Pulau Makalehi pukul 10.15 Wita dan dijemput tiga Kepala Desa yang ada di Makalehi.

Setibanya di Makalehi, Deputi dan rombongan meninjau beberapa lokasi yang telah diagendakan sebelumnya seperti Pelabuhan, PLTD Makalehi, Puskesmas Makalehi, PLTS Makalehi serta Monumen Perbatasan.

Kesempatan itu, Simbolon menerima berbagai usulan, keluhan dan permintaan dari berbagai kalangan, baik Aparatur Sipil Negara hingga masyarakat.

Adapun aspirasi yang diterima rombongan BNPP antara lain terkait pembangunan dermaga khusus saat musim angin barat, angkutan BBM, permintaan tenaga kesehatan hingga peningkatan jaringan internet.

Usai melakukan serangkaian peninjauan di beberapa lokasi, Simbolon dan rombongan terlibat pertemuan dengan pemerintah, Tokoh Masyarakat hingga Tokoh Agama di Pondok Wisata Pulau Makalehi.

Kepada sejumlah awak media, Simbolon menerangkan maksud dan tujuannya melakukan peninjauan ke Pulau Makalehi Kabupaten Sitaro.

"Kita ketahui bersama, Kabupaten Sitaro masuk dalam kawasan perbatasan negara kita dengan Filipina. Dan Pulau Makalehi menjadi salah satu dari 111 terluar," kata Simbolon.

"Pertama tentu memastikan bahwa Pulau Makalehi sebagai lokasi titik dasar atau pilar referensi yang sangat menentukan dengan keutuhan wilayah negara kita dan harus dipastikan tetap terjaga," sambungnya.

Terkait usulan, permintaan dan keluhan masyarakat Pulau Makalehi, Simbolon memastikan telah mencatat itu semua untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan lembaga kementerian.

"Pulang dari sini kita akan agenda untuk berkoordinasi langsung dengan beberapa kementerian lembaga menyangkut usulan yang diterima, termasuk dengan pemerintah daerah. Mudah-mudahan ini semua bisa terealisasi," kuncinya.

Turut mendamping Tim dari BNPP antara lain pihak Badan Pengelola Perbatasan Sulawesi Utara, Kepala Dinas PU Sitaro Bob Wuaten, Kepala Dinas Perhubungan Indra Purukan serta beberapa pejabat pemerintah daerah lainnya. (HER)

Baca juga: Penembakan di Manado Sulut, Vanne Warouw Tidak Menyangka Suaminya akan Tewas Setelah Ditembak Polisi

Baca juga: Akhirnya Terungkap Alasan Sobari Mutilasi Eks Pacar Jadi 11 Bagian, Terkuak Kebejatan di Masa Lalu

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved