Sitaro Sulawesi Utara

Prakiraan Kondisi Perairan Laut Sitaro Selama 3 Hari Kedepan, Tinggi Gelombang 0,5-1,25 Meter

Kondisi perairan laut Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) tiga hari kedepan diperkirakan masih aman untuk aktivitas pelayaran.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Chintya Rantung
Ist
Demestrius Vinaung, Pelaksana harian (Plh) Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ulu Siau 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kondisi perairan laut Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) tiga hari kedepan diperkirakan masih aman untuk aktivitas pelayaran.

Berdasarkan catatan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, tinggi gelombang di wilayah perairan laut Sitaro antara 0,25-1,25 meter hingga 1,25-25 meter.

"Untuk keadaan sekarang cuaca masih bersahabat. Info terbaru dari BMKG, untuk perairan Sitaro tinggi gelombang antara 1,25 sampai 2,5 meter," kata Demestrius Vinaung, Pelaksana harian (Plh) Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ulu Siau, Senin (25/7/2022).

Menurut Vinaung, kondisi cuaca dengan tinggi gelombang 1,25 sampai 2,5 meter masuk dalam kategori sedang dan aman untuk aktivitas pelayaran kapal.

"Kondisi ini masih bisa dilayari oleh kapal-kapal yang ada, yang nelayani rute pelayaran dari dan menuju Sitaro," ujar Vinaung.

Bahkan untuk besok hingga tanggal 28 Juli 2022 mendatang, tinggi gelombang yang ada cenderung mengalami penurunan antara 0,5 hingga 1,25 meter.

"Untuk kedepannya, mungkin besok, lusa dan seterusnya yang saya lihat dari data BMKG agak menurun. Sudah lebih baik lagi. Jadi memang sangat baik untuk pelayaran," beber Vinaung.

Meski demikian, ia menyatakan saat ini agak sulit memperkirakan kondisi cuaca yang kerap mengalami perubahan secara tiba-tiba.

Untuk itu, pihak UPP Kelas III Ulu Siau terus mengintensifkan koordinasi dengan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung guna memperoleh update data dan informasi prakiraan cuaca.

"Sehingga kami pun bisa menyampaikan hal ini kepada pihak perusahaan atau awak kapal terkait kondisi cuaca," terangnya.

Kepada pihak perusahaan maupun awak kapal, UPP Kelas III Ulu Siau tetap mengimbau agar dapat menaati setiap aturan keselamatan dalam pelayaran.

"Faktor cuaca, faktor peralatan keselamatan hingga kelayakan kapal. Itu semua menjadi atensi kami yang harus ditaati oleh perusahaan maupun kapten kapal," kuncinya. (HER)

Baca juga: Baru Terungkap, Ternyata Ini Nama Panggilan Akrab Sehari-hari Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat

Baca juga: Baru Terungkap Pertanyaan Apa yang Ditanya Brigadir J 20 Menit Sebelum Tewas di Rumah Ferdy Sambo

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved