Brigadir J Tewas
Baru Terungkap Kalau Ada Keterlibatan Orang Besar Dalam Dugaan Kasus Pembunuhan Brigadir J
Bahkan, kini dikabarkan sudah ada tersangka yang diduga terlibat melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J.
Menurut isu yang berkembang, tersangka tersebut merupakan orang yang mengganti decoder CCTV di TKP di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo.
Kamaruddin pun mengatakan ada keterlibatan orang yang memiliki kuasa dalam insiden tersebut.
"Ada yang dilucuti decoder CCTV. Dia bukan polisi," ujar Kamaruddin.
"Siapa yang menyuruh? Bukan orang biasa, tentu orang besar."
Lagi-lagi, Kamaruddin masih belum bersedia membocorkan sosok yang namanya sudah dikantongi tersebut.
"Siapapun bisa, karena ukurannya adalah perbuatannya," pungkasnya.

(Irjen Ferdy Sambo dan Brigadir J. Sosok yang melucuti Decorder CCTV di rudis Irjen Ferdy Sambo terungkap. (Kolase Tribun Manado/Istimewa)
7 Keanehan Kasus Brigadir J
Sebelumnya, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyebut ada sejumlah hal mengganjal pada kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Jumat (8/7/2022).
Dilansir TribunWow.com, Wakil Koordinator KontraS Rinvalee Anandar menyampaikan adanya tujuh keanehan melalui keterangan tertulis, Kamis (14/7/2022).
Seperti dilaporkan Kompas.com, kejanggalan pertama adalah adanya jeda yang cukup lama dari awal kejadian hingga pengungkapan ke publik.
"Terdapat disparitas waktu yang cukup lama," ujar Anandar.
Dikutip dari Tribunnews.com, baku tembak yang diduga terjadi antara Brigadir J dengan Bharada E terjadi pada Jumat (8/7/2022) dan terungkap pada Senin (11/7/2022).
Kejanggalan kedua adalah adanya keterangan yang berubah-ubah dari pihak kepolisian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/foto-bukti-dugaan-brigadir-j-disiksa-diperlihatkan-hasil-autopsi-segera-diumumkan.jpg)