Korupsi di Sangihe

Kasus Korupsi Kapitalaung Mahengetang, Kejari Sangihe Sita Tanah dan Bangunan Milik Herdyanto Lahope

Kejari Sangihe Sita Tanah dan Bangunan Milik Herdyanto Lahope, Terpidana Kasus Korupsi Kapitalaung Mahengetang.

Penulis: Nelty Manamuri | Editor: Rizali Posumah
(Shutterstock)
Ilustrasi korupsi dana desa Kampung Mahengetang Kecamatan Tatoareng, Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara lakukan langkah penyitaan sejumlah aset di Kampung Mahengetang Kecamatan Tatoareng.

Langkah penyitaan ini diambil dalam rangka penanganan kasus korupsi dana desa Mahengetang.

Aset yang disita yakni sebidang tanah seluas 973 meter persegi beserta bangunan berdasarkan SHM No.M.78/Mahengetang/2017 atas nama Herdyanto Lahope.

Herdyanto Lahope sendiri adalah mantan Kapitalaung (Kepala Kampung) Mahengetang Kecamatan yang tersandung kasus korupsi dana desa Mahengetang.

Diketahui, dasar melakukan penyitaan adalah Putusan PT Manado No. 4/Pid.Sus-TPK/2021/PT. Mnd Tanggal 1 Juli 2021.

Di mana salah satu amar putusan menyebutkan, Herdyanto Lahope diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp. 452.835.565.

Dengan ketentuan, apabila tidak membayar uang pengganti dalam jangka waktu 1 bulan setelah putusan, maka harta bendanya disita oleh  Penuntut Umum dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

Kepala Kejari Kepulauan Sangihe Eri Yudianto menjelaskan, kejaksaan melakukan penyitaan aset milik terdakwa yang merupakan upaya mengembalikan uang negara yang telah dikorupsi.

“Setelah rumah dan bangunan kami sita, selanjutnya diajukan proses lelang dan hasilnya disetorkan ke kas negara,” kata Yudianto saat ditemui di ruanganya, Jumat (22/07/2022).

Pelaksanaan penyitaan tersebut turut disaksikan Kajari Eri Yudianto SH MH, Sekertaris Kecamatan Tatoareng dan Penjabat Kapitalaung Mahengetang Horni Sadero serta pihak keluarga dari Terpidana Herdyanto Lahope.

Dirinya juga membeberikan bahwa saat ini Kejari Sangihe sedang menangani beberapa kasus.

" Ada 2 kasus yang sedang ditangani Kejari Sangihe namun masih kami rahasiakan, nanti jika sudah terbukti kami akan mempublikasikan," kuncinya. (Nel)

Akhirnya Terungkap Alasan Shandy Purnamasari Ingin Pisah dari Juragan 99, Benarkah Karena Bangkrut?

Bonge yang Tenar di Citayam Fashion Week, Kini Pamer Mobil Mewah, Kepala Desa Cilebut Barat Bangga

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved