KKB Papua

TPNPB OPM Teroris KKB Papua Cap Eks Kapolda Jadi Buronan DPO: 'Kalian Penjajah Kami Siap Bunuh'

Teroris KKB Papua menetapkan mantan Kapolda Papua sebagai buronan DPO. Belasan warga di Nduga dibantai Egianus Kogoya dan pasukannya.

Editor: Frandi Piring
Pos Kupang
TPNPB OPM Teroris KKB Papua Cap Eks Kapolda Paulus Waterppauw Jadi Buronan DPO. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Teroris Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB Papua dalam afiliasi TPNPB-OPM ( Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka )

menetapkan mantan Petinggi Polri Mantan Kapolda Papua sebagai buronan atau Daftar Pencarian Orang ( DPO ).

Diketahui, teror KKB Papua kini semakin brutal.

Belum laman ini, belasan warga di Nduga, Papua menjadi korban pembantaian KKB Papua.

Penyerangan KKB Papua tersebut diotaki oleh Egianus Kogoya dan mantan anggota TNI, yakni Yotam Bugiangge.

Pembantaian dilakukan secara sadis oleh Egianus Kogoya dan kelompoknya.

Setelah para serdadunya membantai secara sadis warga sipil di Kampung Nanggolait, Kabupaten Nduga, 16 Juli 2022 lalu, kini mereka kembali mengeluarkan ultimatum kepada pemerintah pusat.

Melalui Panglima Kodap III Nduga, Egianus Kogoya, TPNPB-OPM mengeluarkan sejumlah ancaman bagi pemerintah Indonesia baik itu Presiden Jokowi bersama semua Menteri Kabinet juga Anggota DPR RI.


(TPNPB OPM Teroris KKB Papua Cap Eks Kapolda Paulus Waterppauw Jadi Buronan DPO./Pos Kupang)

Bahkan TPNPB-OPM telah menjadikan mantan pejabat yang pernah bertugas di Papua sebagai para penjahat sehingga dimasukan dalam daftar pencarian orang.

Fakta tersebut beredar melalui video yang kini viral di media sosial. Video viral tersebut telah ditonton jutaan kali.

Dalam video yang tak disebutkan di tempat mana para anggota KKB itu melontarkan pernyataan tersebut, tapi dari materi yang terucap, tampak jelas kalau video itu diabadikan di wilayah pedalaman Papua.

Bahkan pada video itu, terdengar pula ancaman penyerangan yang terus dilakukan ke semua kalangan apabila pemerintah pusat tak mengindahkan aspirasi yang disampaikannya.

Disebutkan bahwa jika pemerintah pusat, baik Presiden Jokowi bersama para menteri tak menghiraukan ancaman KKB, maka KKB pasti akan terus melancarkan aksi walau itu sangat pahit bagi para korban.

Halaman
1234
Sumber: Pos Kupang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved