Liga Inggris

Derby Manchester 21 April 2001 Hancurkan Karier Ayah Erling Haaland, Libatkan Legenda MU

Ternyata Manchester City bukan merupakan klub baru bagi keluarga Erling Haaland, sang super star The Citizens di musim 2022-2023.

Editor: Aswin_Lumintang
TWITTER @BLACKYELLOW
Erling Braut Haaland memakai kostum nomor 17 di Borussia Dortmund. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, INGGRIS - Ternyata Manchester City bukan merupakan klub baru bagi keluarga Erling Haaland, sang super star The Citizens di musim 2022-2023.

Pasalnya, Alf-Inge Haaland, sang ayah sempat menjadi pemain handal Manchester City sebelum terjadi tragedi yang merusak masa depannya di sepakbola.

Menariknya, kehancuran sang ayah Erling Haaland melibatkan Legenda Manchester United, Roy Kane yang menjadi aktor penghancur karier Alf-Inge Haaland.

Misi balas dendam itu, akan dimulai Erling Haaland dalam debut bersama Manchester City.

Penyerang Norwegia Erling Braut Haaland (kiri) merayakan gol kedua mereka dalam pertandingan sepak bola UEFA Nations League antara Irlandia Utara dan Norwegia di Windsor Park di Belfast pada 7 September 2020. Paul Faith / AFP
Penyerang Norwegia Erling Braut Haaland (kiri) merayakan gol kedua mereka dalam pertandingan sepak bola UEFA Nations League antara Irlandia Utara dan Norwegia di Windsor Park di Belfast pada 7 September 2020. Paul Faith / AFP (Paul Faith / AFP)

Lewat akun twitter resminya, Haaland menyebut pertandingan uji coba melawan Bayern Munchen bakal menjadi debutnya berseragam The Citizens.

Erling Haaland nampak begitu bersemangat memulai kariernya bersama Manchester City.

Selain kesempatan Haaland yang besar untuk meraih trofi bersama The Citizens, misi untuk membalaskan dendam sang ayah nampaknya juga berada dalam pikirian Haaland.

Ya, ayah Erling Haaland, yang juga merupakan pesepakbola, Alf-Inge Haaland memiliki karier yang tragis akibat tackle brutal legenda Manchester United, Roy Kane.

Kejadian itu terjadi pada 21 April 2001 di laga Derby Manchester. Saat itu ayah Erling Haaland bermain untuk Manchester City.

Tepat pada menit 85', Roy Kane melakukan tendangan kungfu ke arah kaki Alf-Inge hingga ia terpelanting dan terbanting di tanah.

Wasit pun secara tegas memberi kartu merah kepada Roy Kane akibat tackle brutalnya itu, tanpa rasa berdosa, Kane keluar lapangan dengan kepala tegak dan wajah emosionalnya.

Akibat pelanggaran yang dilakukan Kane, ayah Erling Haaland harus pensiun dua tahun setelahnya atau tepatnya pada tahun 2003.

Ia mengaku bahwa rasa sakit akibat tackle Roy Kane tak dapat hilang hingga menyulitkannya untuk bermain dengan maksimal.

Keputusan untuk gantung sepatu pun dilakukan Alf-Inge dengan terpaksa.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved