Perang Rusia Vs Ukraina

Perang Rusia Vs Ukraina Hari ke-145: Zelensky Pecat Kepala Dinas Keamanan dan Jaksa Agung

Dunia masih dalam keprihatinan atas konflik Rusia dan Ukraina yang belum diketahui kapan akan berakhir.Persoalannya i

Editor: Aswin_Lumintang
(AFP/DANIEL LEAL)
Seorang pria memindahkan puing-puing dari bangunan tempat tinggal yang hancur di Jalan Koshytsa, pinggiran kota Kiev, Ukraina 

TRIBUNMANADO.CO.ID, UKRAINA -  Dunia masih dalam keprihatinan atas konflik Rusia dan Ukraina yang belum diketahui kapan akan berakhir. Persoalannya imbas dari konflik ini telah mempengaruhi berbagai hal secara global di dunia internasional.

Di antaranya mempengaruhi rantai makanan hingga berbagai kebutuhan negara-negara yang terganggu dengan adanya perang ini.

Saat ini  jika dihitung invasi Rusia ke Ukraina masih berjalan dan memasuki hari ke-145 pada Senin (18/7/2022).

Lebih miris lagi, pada hari ke-145, menurut pejabat militer Ukraina, Rusia sedang mempersiapkan tahap serangan berikutnya ke negaranya.

Update Perang Rusia Ukraina: Pasukan Zelensky Hancurkan Gudang Peluru Rusia
Update Perang Rusia Ukraina: Pasukan Zelensky Hancurkan Gudang Peluru Rusia (AFP)

Sebelumnya, Rusia mengatakan pasukannya akan meningkatkan operasi militer di "semua wilayah operasional".

Militer Ukraina juga mengatakan, Rusia tampaknya sedang menyusun kembali unit-unit untuk melakukan serangan terhadap Sloviansk.

Sloviansk adalah sebuah kota penting di wilayah timur Donetsk  yang secara simbolis dikuasai Ukraina.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Inggris menyebut Rusia memperkuat posisi pertahanannya di seluruh wilayah pendudukan di Ukraina selatan.

Berikut  Tribunnews.com rangkum serangkaian peristiwa yang terjadi selama perang Rusia di Ukraina, seperti dikutip The Guardian.

Zelensky pecat Kepala Dinas Keamanan dan Jaksa Agung Ukraina

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky memecat Kepala Dinas Keamanan dan Jaksa Agung Ukraina.

 
Zelensky mengklaim lebih dari 60 pegawai mereka telah bekerja melawan Ukraina di wilayah yang diduduki Rusia.

Dia menambahkan, 651 proses pidana telah didaftarkan terkait dengan makar tingkat tinggi dan kerja sama oleh pegawai kantor kejaksaan, badan investigasi praperadilan, dan lembaga penegak hukum lainnya.

Sekitar 1.346 warga sipil ditemukan tewas di Kyiv

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved