Curanmor di Manado
Pelaku Curanmor di Singkil Sembunyi di Bawah Tempat Tidur Saat Ditangkap Polresta Manado
Pelaku curanmor asal Kecamatan Singkil, Kota Manado berinisial MD alias Acel (16), harus sembunyi dibawah tempat tidur saat hendak ditangkap polisi.
Penulis: Nielton Durado | Editor: Chintya Rantung
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pelaku curanmor asal Kecamatan Singkil, Kota Manado berinisial MD alias Acel (16), harus sembunyi dibawah tempat tidur saat hendak ditangkap polisi.
Hal ini dikatakan oleh Kanit Buser Polresta Manado Ipda Heraldy Yudhantara saat ditemui Tribunmanado.co.id, Senin 18 Juli 2022.
Menurutnya, saat tim Resmob Polresta Manado datang ke rumah pelaku, mereka mendapati pelaku ada dibawah tempat tidur.
"Pelaku bersembunyi dibawah tempat tidur saat kami jemput," kata dia.
Heraldy mengatakan jika pelaku juga langsung mengakui perbuatannya saat ditangkap polisi.
"Dia langsung mengaku tanpa perlawanan," katanya.
Sebelumnya diketahui, MD (16) alias Acel, warga Kelurahan Kombos Timur, Kecamatan Singkil, tak berkutik ketika ditangkap Tim Opsnal 3 Presisi Polresta Manado.
Acel ditangkap atas laporan seorang warga bernama Akram (39) yang tinggal di Kecamatan Wenang.
Korban diketahui kehilangan motor saat dirinya memarkir kuda besinya di salah satu kost di Kecamatan Singkil, Kota Manado.
Kejadian kehilangan motor ini terjadi pada Sabtu 16 Juli 2022.
Awalnya, korban memarkir kendaraan tersebut saat singgah untuk beristirahat di sebuah kostan.
Namun pada pukul 07.00 Wita, korban hendak pergi tapi motor miliknya sudah lenyap.
Korban sempat bertanya pada beberapa orang disekitar kostan tersebut, tapi mereka mengaku tak ada yang melihatnya.
Putus asa, korban lalu melaporkan kasus ini ke Polresta Manado.
Setelah melakukan penyelidikan, tim Opsnal 3 Presisi Polresta Manado mendapatkan informasi bahwa pelaku adalah Acel.
Polisi lalu menuju ke rumah pelaku dan menangkap anak dibawah umur ini tanpa perlawanan. (Nie)
Baca juga: Akhirnya Terungkap Bukti Kematian Brigadir J di Rudis Ferdy Sambo, Diduga Kuat Pembunuhan Berencana
Baca juga: Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Kebanyakan Laki-laki, Faktor Utama Ancaman Suhu di Arab Saudi