Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Polisi Tembak Polisi

Terungkap Alasan Polisi Ganti Decoder CCTV Setelah Insiden Penembakan di Rumah Dinas Ferdy Sambo

Berikut penuturan polisi terkait decoder CCTV di kawasan rumah Irjen Pol Ferdy Sambo yang berlokasi di Duren Tiga, Jakarta Selatan diganti.

Editor: Tirza Ponto
Kolase Twitter/Kompasiana/tribunnews.com
Terungkap Alasan Polisi Ganti Decoder CCTV Setelah Insiden Penembakan di Rumah Dinas Ferdy Sambo 

Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka akibat senjata tajam di mata, hidung, mulut, dan kaki.

Bahkan disebut-sebut di jasad korban terdapat luka sayatan, dikutip dari Kompas.com.

Namun menanggapi hal itu, pihak Polri menyebutkan, sayatan di tubuh jenazah Brigadir Yosua alias Brigadir J akibat proyektil yang ditembakkan oleh Bharada E.

“Iya, itu sayatan itu akibat amunisi atau proyektil yang ditembakan Bharada E,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan saat dihubungi Kompas.com, Senin (11/7/2022).

Menurut Ramadhan, proyektil yang ditembakan itu mengenai tubuh Brigadir J sehingga membuat luka seperti sayatan.

7 Tembakan

Saat tembak-menembak itu, Brigadir J melepaskan tujuh kali tembakan kepada Bharada E.

Adapun, Bharada E membalas dengan dengan 5 kali tembakan.

Kendati demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal luka tembakan dalam kejadian itu.

“Walaupun lima tembakan, ada satu tembakan yang mengenai tangan kemudian tembus ke badan, jadi kalau dibilang ada tujuh lubang tapi lima tembakan itu ada satu tembakan yang mengenai dua bagian tubuh termasuk sayatan itu,” ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

https://www.tribunnews.com/nasional/2022/07/14/alasan-polisi-ganti-decoder-cctv-sehari-usai-insiden-maut-tewasnya-brigadir-j-di-rumah-ferdy-sambo?page=all

Sumber: Tribunnews
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved