Kabar Artis
Sosok Alina Kabaeva, Mantan Atlet Senam Kekasih Vladimir Putin Kini Dikabarkan Hamil Lagi
Profil sosok Alina Kabaeva, mantan atlet senam kekasih Vladimir Putin, kini dikabarkan hamil anak perempuan.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Berikut ini profil Alina Kabaeva, mantan atlet senam yang dikabarkan menjadi kekasih Vladimir Putin.
Sosok Alina Kabaeva kini dikabarkan hamil dari hasil hubungannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin,
Namun, kabar tersebut tak mendapat respons yang baik dari Presiden Vladimir Putin.
Kabaeva diketahui adalah salah satu pesenam yang paling berprestasi dalam sejarah senam ritmik, dengan 2 medali Olimpiade, 14 medali Kejuaraan Dunia, dan 21 medali Kejuaraan Eropa.
Wanita bernama lengkap Alina Maratovna Kabaeva atau Kabayev tersebut ditunjuk sebagai Master Olahraga Terhormat oleh pemerintah Rusia.
Alina Kabeva memulai senam ritmik pada usia tiga tahun, dengan pelatih Margarita Samuilovna.
Di awal masa remajanya, Kabaeva pindah ke Moskow, di mana ibunya membawanya ke pelatih kepala Rusia, Irina Viner
Dari 2007 hingga 2014, Kabaeva adalah Deputi Duma Negara dari Rusia Bersatu. Pada September 2014, Kabaeva menjadi ketua dewan direksi Grup Media Nasional.
Kabaeva tinggal bersama Viner, dan melakukan debut internasionalnya pada tahun 1996.
Pada tahun 1998, Kabaeva yang berusia 15 tahun memenangkan Kejuaraan Eropa di Portugal.
Pada saat itu, Kabaeva adalah anggota termuda dari skuad Rusia, bersaing dengan rekan setimnya yang diakui secara internasional Amina Zaripova dan Yana Batyrshina serta Irina Tchachina.
Pada tahun 1999, Kabaeva menjadi Juara Eropa untuk kedua kalinya secara berturut-turut, dan memenangkan Gelar Juara Dunia di Osaka, Jepang. Kabaeva kemudian memenangkan total 5 gelar All-Around di Kejuaraan Eropa.

Pada Olimpiade Sydney 2000, di Australia, Kabaeva diharapkan untuk mengklaim Emas di All-Around; namun, karena kesalahan dalam penampilan yang luar biasa—dia menjatuhkan ringnya, dan berlari untuk mengambilnya di luar area kompetisi
Kabaeva memenangkan medali perunggu, dengan skor akhir 39.466 (Tali 9.925, Lingkar 9.641, Bola 9.950, pita 9.950).
Yulia Raskina dari Belarus meraih medali perak, sementara rekan setimnya dari Rusia, Yulia Barsukova, memenangkan medali emas Olimpiade.