Berita Internasional

Penampakan Rudal ‘Setan 2’, Senjata Berhulu Ledak Nuklir Terkuat Milik Rusia, Siap Produksi Massal

Ancaman bagi negara-negara Barat, rudal balistik antarbenua (ICBM) berkemampuan nuklir Sarmat yang baru sedang dipersiapkan untuk serangkaian tes

Istimewa/Internet
Penampakan Rudal ‘Setan 2’, Senjata Berhulu Ledak Nuklir Terkuat Milik Rusia, Siap Produksi Massal 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Presiden Rusia, Vladimir Putin umumkan rudal baru yang diproduksi oleh pasukannya.

Rudal baru yang mengerikan tersebut dikenal sebagai "Setan 2" dan akan baru diluncurkan.

Meskipun diklaim segera diluncurkan, rudal itu belum diketahui akan digunakan untuk 'perang' di Ukraina ataukah tidak.

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Rabu 13 Juli 2022, Bandung Hujan Ringan, Banjarmasin Hujan Petir

Ancaman bagi negara-negara Barat, rudal balistik antarbenua (ICBM) berkemampuan nuklir Sarmat yang baru sedang dipersiapkan untuk serangkaian tes dan produksi massal.

Dmitry Rogozin, kepala badan antariksa Roscosmos Rusia mengatakan, tes akan dilakukan tidak lama lagi.

“Rudal berujung nuklir jarak global paling kuat di dunia sedang dipersiapkan untuk tes baru dan produksi serial,” tulis Rogozin di Telegram dikutip Russia Today, Selasa (12/7/2022).

Pada awal Juli, kepala Roscosmos memeriksa pabrik Krasmash di kota Krasnoyarsk di Siberia timur untuk memeriksa upaya untuk melanjutkan pengujian dan memastikan bahwa produksi serial berhasil diluncurkan.

Pada bulan Mei, dia berbicara tentang kemampuan ofensif Sarmat, mengatakan bahwa “itu dapat menghancurkan setengah dari pantai beberapa benua besar” jika suatu negara memutuskan untuk mengambil sikap agresif terhadap Rusia.

ICBM Sarmat pertama kali berhasil diluncurkan uji coba pada 20 April dari Kosmodrom Plesetsk di Wilayah Arkhangelsk.

Pada saat yang sama, rudal baru itu diperkirakan akan memasuki tugas tempur aktif pada akhir 2022, kata Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Juni.

ICBM diatur untuk menggantikan sistem Voyevoda yang lebih tua, juga dikenal dengan nama pelaporan NATO 'SS-18 Satan'.

Menurut pernyataan sebelumnya dari Rogozin, Sarmat, yang dijuluki 'Setan 2', adalah rudal paling kuat di kelasnya dalam hal jangkauan dan hulu ledak, dan dirancang untuk menjadi "tak terkalahkan" untuk semua udara yang ada.

Sebelumnya Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan akan mengerahkan rudal balistik antarbenua (ICBM) Sarmat pada akhir 2022.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved