Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sisi Gelap Arab Saudi Tempat Suci yang Jarang Terungkap, Banyak Aturan Berubah, Bikin TKW Terkejut

Kebebasan antara pria dan wanita di Arab Saudi, merupakan salah satu hukum Islam yang hilang.

Editor: Alpen Martinus
Serambinews.com
Ilustrasi warga Arab Saudi, ada sisi gelap dari Arab Saudi yang selama ini tak diketahui banyak orang 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Banyak yang membayangkan bahwa Arab Saudi adalah tempat suci.

Sebab di sana adalah tujuan saat menunaikan ibadah haji.

Ada Masjidil Haram dan Ka'bah juga di sana.

Baca juga: Pantas Banyak TKW Pilih Nikah di Arab Saudi Meski Punya Suami di Indonesia, Ternyata Ini yang Dicari

Simak video terkait :

Namun siapa sangka, kini banyak yang berubah dari Arab Saudi, trak seperti yang dibayangkan dulu.

Umat Islam di seluruh penjuru dunia sedang melaksanakan ibadah haji 2022.

Ka'bah dan Masjidil Haram, Arab Saudi menjadi tempat paling suci.

Namun siapa sangka dibalik kemegahan Madjidil Haram ini ada fakta mengejutkan yang baru terungkap.

Baca juga: Jamaah Haji Sulawesi Utara Akhirnya Tiba di Arafah Makkah Arab Saudi


Para jemaah haji pria dan wanita campur aduk saat di Masjidil Haram. (YouTube Umii Gillby)

Pasalnya ada pesta pora pria dan wanita di Arab Saudi tepatnya di belakang Masjidil Haram.

Sebenarnya memang Arab Saudi identik dengan ketaatan dan ketaatan pada hukum Islam.

Tapi sekarang situasi di Arab Saudi mulai mengikuti zaman modern, hukum Islam perlahan mulai menghilang.

Kebebasan antara pria dan wanita di Arab Saudi, merupakan salah satu hukum Islam yang hilang.

Baca juga: TKW Cantik Sukses di Arab Saudi, Sering Terima Pesanan Tamu Hotel, Penghasilan Capai Miliaran Rupiah

Sejak diberlakukannya peraturan baru oleh pemerintah Arab Saudi, perempuan sekarang  diizinkan meninggalkan rumah dan bekerja tanpa suami.

Di Arab Saudi, perempuan dilarang keras keluar rumah, apalagi bekerja.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved