Ayu Ting Ting

Tiga Orang Meninggal Dunia, Ayu Ting Ting Dipolisikan Keluarga Korban

Ayu Ting Ting dilaporkan ke Polda Bengkulu, Kamis (7/7/2022) malam atas meninggal tiga orang di tempat usaha karaoke miliknya.

Editor: Frandi Piring
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Ayu Ting Ting Dipolisikan setelah Tiga Orang Meninggal Dunia di tempat Karaoke Ayu Ting Ting. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pedangdut Ayu Ting Ting kini dipolisikan atas meninggal tiga orang di tempat bisnis karaoke miliknya di Bengkulu.

Ayu Ting Ting dilaporkan ke Polda Bengkulu, Kamis (7/7/2022) malam.

Pelaporan tersebut buntut dari meninggalnya dua pemandu lagu dan satu pengunjung setelah mengunjungi karoke tersebut pada akhir Juni lalu.

Belakangan diketahui, tiga orang itu meninggal dunia karena mengkonsumsi minuman keras oplosan.

Polres Bengkulu juga sudah menangkap pemasok miras oploasan itu.

Orang tua korban Sarah Aulia, pemandu lagu yang tewas, didampingi kuasa hukumnya melaporkan artis Ayu Ting Ting atau yang bernama asli Ayu Rosmalina dengan tuduhan tindakan kelalaian sehingga menyebabkan tewasnya ketiga korban.

"Kita melaporkan Ayu Rosmalina alias Ayu Ting Ting, pemilik tempat usaha dan manajemen karaoke Ayu Ting Ting (ATT) Bengkulu, dengan dugaan pidana 359 KUHP tentang kealpaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain," ujar Reno Ardiansyah kuasa hukum keluarga Almarhumah, saat konferensi pers, Jumat (8/7/2022).

Keluarga Sarah Aulia dan kuasa hukumnya mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) dari karaoke ATT terkait regulasi keluar masuknya makanan dan minuman serta peran dari Ayu Ting Ting selaku pemilik brand.


(Ayu Ting Ting Dipolisikan setelah Tiga Orang Meninggal Dunia di tempat Karaoke Ayu Ting Ting. (Tribun Bengkulu/Suryadi Jaya)

"Dalam aturannya, pengunjung tidak diperbolehkan membawa minuman dari luar, kalau pun membawa minuman dari luar harus dikenakan biaya tambahan dan tanpa pengecekan, sehingga ini menjadi tindakan pembiaran dari pihak pengelola karaoke," ujar Reno.

Saat ini pihak kuasa hukum juga telah diperkuat dengan adanya saksi kunci dalam kasus ini.

"Kita telah memegang saksi kunci yakni saudari Sella, yang merupakan teman korban yang ikut dalam kegiatan tersebut dan berhasil selamat," ungkapnya.

Sebelumnya pihak manajemen karaoke ATT sempat menyangkal bahwa minuman tersebut terindikasi disembunyikan karena pihak manajemen melarang pengunjung untuk membawa minuman keras dari luar.

"Dari keterangan Sella, bahwa dirinya melihat minuman keras tersebut masuk ke dalam lokasi karaoke dengan cara ditenteng dan tidak disembunyikan," ungkap Reno.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved