Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Erick Thohir Pengusaha Taat Aturan, Hary Tanoe Bangun Hotel Super Mewah Senilai Rp 2,8 Triliun.

Menteri BUMN Erick Thohir minta pengusaha taat aturan. Hary Tanoesoedibjo bangun hotel super mewah bintang 6, Park Hyatt.

Editor: Frandi Piring
Dok. Handout via Warta Ekonomi
Erick Thohir Pengusaha Taat Aturan, Hary Tanoesoedibjo Bangun Hotel Super Mewah Senilai Rp 2,8 Triliun. 

Sementara itu, Anies Baswedan berharap, pembangunan hotel super mewah yang dekat dengan gedung – gedung pemerintahan dan sejarah kota Jakarta bisa mendorong Jakarta memiliki fasilitas layaknya kota global lainnya.

“Kita semua berkeinginan, agar Jakarta menjadi salah satu kota dengan fasilitas setara dengan yang ada di kota global lainnya.

Mudah – mudahan kita lebih banyak lagi yang datang ke Jakarta untuk menikmati layanan premium,” ungkap Anies.

Menparekfraf Sandiaga Uno juga berharap dengan dibukanya hotel mewah di kawasan pusat kota akan mendorong tumbuhya lapangan pekerjaan baru,

yang sempat hilang saat pandemi Covid-19 terjadi. Di sisi lain, kehadiran hotel Park Hyatt juga diharpakan mempu mendong UMKM sekitar untuk tumbuh besar.

“Tahun ini kita ditargetkan mencetak kembali 1,1 juta lapangan pekerjaan baru. Dibukanya Park Hyatt ini diharapkan menghasilkan peluang usaha dan lapangan kerja,

dan UMKM sekitar bisa terlibat, dibina, dan dibesarkan,” ungkap Sandiaga.

Pejabat harus siap dimaki

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, ada risiko dibalik jabatan sebagai menteri. Menurut dia, menjadi menteri harus benar–benar siap secara mental.

“Jadi pejabat publik musti siap, (karena) kerja benar dimaki, apalagi kalau salah. Itu risiko,” kata Erick Thohir mengutip laman resmi Instagramnya, Kamis (7/7/2022).

Erick Thohir mengatakan, meski demikian segala kritik yang berkembang di masyarakat merupakan suatu hal yang membangun.

Maka dari itu, kritik yang berkembang tentunya bisa dijadikan renungan atau bahan introspeksi diri.

“Kritik yang membangun, adalah bahan untuk introspeksi. Kritik yang menghancurkan, itu namanya risiko,” ujar dia.

Namun demikian, ia memastikan selama masa jabatannya sebagai Menteri BUMN ia memastikan prinsip bekerja yang amanah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved