Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Nasional

Nama Djarot Saiful Hidayat dan Ganjar Pranowo Mencuat Isi Posisi Menpan RB, Siapa Lebih Berpeluang?

Presiden Joko Widodo dikabarkan sudah mengantongi nama calon pengganti almarhum Tjahjo Kumolo untuk mengisi jabatan Menpan RB. Disebut dari PDIP.

Editor: Isvara Savitri
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat. Keduanya masuk dalam daftar calon Menpan RB. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Beberapa waktu lalu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, meninggal dunia.

Kini, pemerintah tengah memikirkan calon penggantinya.

Namun, kemungkinan besar, calon penggantinya tetap kader PDIP.

Hal tersebut karena almarhum Tjahjo Kumolo merupakan anggota PDIP.

Bakal calon Menpan RB kini mengerucut kepada dua orang kader PDIP.

Dua kader PDIP disebut-sebut kandidat kuat calon Menpan RB pengganti almarhum Tjahjo Kumolo yang meninggal jumat pekan lalu.

Dua kader itu adalah Ketua DPP PDIP, Djarot Syaiful Hidayat dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Menurut saya yang paling cocok jadi Menpan RB adalah Pak Djarot Syaiful Hidayat," ujar Pengamat Politik M Qodari ketika dikonfirmasi, Senin (4/7/2022).

Dia mengatakan Djarot berpengalaman ikut dan terlibat dalam sistem pemerintahan dan aparatur negara.

Selain pernah jadi bupati dan wali kota dua periode, menurut Qodari, Djarot juga pernah dinobatkan sebagai kepala daerah terbaik versi majalah Tempo.

"Dan pernah jadi wakil gubernur DKI dampingi Pak Ahok. Saat menjabat itu tema besarnya bersih-bersih birokrasi dan birokrasi mumpuni," ujar Qodari.

Menurut dia semua pengalaman Djarot itu sangat relevan untuk menjadi Menpan RB yang tugasnya memperbaiki kinerja birokrasi pemerintahan.

Baca juga: Koalisi Indonesia Bersatu Masih Belum Bahas Capres 2024, Proritaskan Kadernya Sendiri

Baca juga: Chord Setulus Dalamnya Rasa Cintaku, Lirik Lagu Bagai Bumi dan Langit - Via Vallen

"Sehingga Pak Djarot sudah tahu sela-sela kinerja birokrasi karena berpengalaman memimpin birokrasi," ujar Qodari.

Bagaimana dengan Ganjar?

Calon Menpan RB lainnya yang mengemuka adalah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Qodari mengatakan Ganjar memang perlu dipertimbangan sebagai calon Menpan RB karena pengalamannya jadi gubernur dua periode.

"Walaupun menurut saya kalau jadi menteri maka popularitas Ganjar cenderung dan bisa menurun," ujar Qodari.

Qodari mengatakan panggung utama menuju capres sejak 2019 adalah kepala daerah dan kepala daerah bisa melakukan perubahan kasat mata dan dalam banyak aspek kehidupan banyak hal yang bisa dikerjakan sehingga menjadi objek pemberitaan.

"Sementara menjadi Menpan RB kinerjanya sempit dan perubahannya sulit dilihat nyata," katanya.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri peluncuran Rumah Pilkada Kompas TV di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (19/10/2017).
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menghadiri peluncuran Rumah Pilkada Kompas TV di Menara Kompas, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (19/10/2017). (KOMPAS.com/Kristian Erdianto)

Selain itu, Ganjar akan jauh dari konstituen utamanya yakni penduduk Jawa Tengah kalau jadi Menpan RB.

"Begitu dia jadi Menpan RB akan kehilangan basis utama suara di Jateng," ujar Qodari.

Calon Menpan RB dari PDIP

Seperti diketahui, calon Menpan RB pengganti Tjahjo Kumolo kemungkinan besar berasal dari kader PDIP.

Almarhum Tjahjo adalah kader PDIP dan kursi Menpan RB merupakan 'jatah' PDIP di pemerintahan.

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Siang, Pemotor Tewas di TKP, Korban Ditabrak Sopir yang Kurang Perhatikan Jalan

Baca juga: BREAKING NEWS, Pemuda Bitung Sulawesi Utara Tenggalam, Berawal saat Ambil Stik Pancing di Laut

Sejak kemarin telah mengemuka sejumlah nama-nama calon Menpan RB seperti Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, Basuki Tjahaja Purnama, Djarot Syaiful Hidayat dan Ganjar Pranowo.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD yakin Presiden Jokowi sudah mengantongi nama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) pengganti almarhum Tjahjo Kumolo.

Ia juga yakin Presiden memiliki perangkat penilaian yang lengkap untuk memilih Menteri PAN RB yang tepat. 

Mahfud yang saat ini juga masih menjabat sebagai Menteri PAN RB ad interim mengatakan Presiden juga memiliki hak prerogatif yang menjadi dasar dalam memilih Menteri pengganti almarhum Tjahjo.

Oleh sebab itu, Mahfud mengatakan tak punya preferensi penilaian apa pun dan terhadap siapa pun untuk menjadi pengganti Pak Tjahjo Kumolo. 

Momen hening cipta untuk mengenang sosok Almarhum Tjahjo Kumolo dilakukan di sela acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulut di Aula Mapalus, Kantor Gubernur, Jumat (1/7/2022). Hening cipta dipimpin Pj Sekprov Sulut, Praseno Hadi.
Momen hening cipta untuk mengenang sosok Almarhum Tjahjo Kumolo dilakukan di sela acara serah terima jabatan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulut di Aula Mapalus, Kantor Gubernur, Jumat (1/7/2022). Hening cipta dipimpin Pj Sekprov Sulut, Praseno Hadi. (HO/Pemprov Sulut)

"Pak Jokowi pasti sudah tahu dan sudah ada di kantong beliau. Mungkin hanya menunggu lewatnya waktu bela sungkawa," kata Mahfud ketika dikonfirmasi pada Senin (4/7/2022).

Menpan RB Ad Interim

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Almarhum Tjahjo Kumolo meninggal dunia karena sakit pada Jumat (1/7/2022) di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta usai menjalani perawatan intensif.

Baca juga: Alasan Harry Nugraha Cerai dengan Mulan Jameela, Ternyata Ini Biang Keroknya

Baca juga: Polisi Lidik Kecelakaan di Bitung Sulawesi Utara yang Sebabkan Rusman Muhammad Meninggal

Hari ini, Presiden Jokowi telah menunjuk Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) ad interim.

Tito Karnavian akan menggantikan posisi almarhum Tjahjo Kumolo untuk sementara.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Calon Menpan RB Pengganti Tjahjo Kumolo Mengerucut Jadi 2 Orang, Djarot Dinilai Lebih Berpeluang.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved