Konser Harry Styles Dibatalkan, Akibat Penembakan di Mal Kopenhagen Denmark
Aksi penembakan di sebuah mal di Kopenhagen, Denmark telah menewaskan tiga orang dan membuat konser Harry Styles dibatalkan.
"Itu tampak seperti sesuatu, saya minta maaf untuk mengatakan, seperti sesuatu yang akan Anda lihat dari penembakan sekolah di AS, orang-orang keluar dengan tangan di atas kepala mereka," kata Olsen.
"Anda memiliki orang-orang berlarian, mencari teman dan menelepon teman dan anggota keluarga yang ada di dalam, beberapa berbicara dengan teman yang ada di dalam," katanya.
"Orang-orang tua dengan tangan mereka di leher orang-orang yang membawa mereka keluar, kaki mereka hanya diseret di lantai."
Di luar mal, Olsen berbicara dengan seorang pria yang berbicara dengan paramedis yang sedang tidak bertugas yang lengannya "berlumuran darah hingga siku."
"Dia ingin masuk kembali tetapi polisi tidak mengizinkannya," kata Olsen.
Menurut Olsen, pihak keamanan berusaha membuat massa menjauh dari mal.
"Pada satu titik kami dilarikan. Polisi datang dan berkata 'Lari, lari, lari, mereka masih menembak di sana.'"
Seorang juru bicara Rigshospitalet, rumah sakit terbesar di Denmark, mengatakan kepada CNN bahwa rumah sakit tersebut telah menerima beberapa korban dan telah memanggil staf tambahan untuk menangani keadaan darurat.
Saluran telepon untuk para korban telah dibuka dan polisi mengatakan mereka telah menyiapkan lokasi di mana saksi mata dapat memperoleh dukungan dan melaporkan pengalaman mereka kepada petugas penegak hukum.
Konser Harry Styles
Baca juga: Harga Tiket Konser Westlife dan Cara Membelinya, Penjualan Terbatas
Polisi Denmark mengatakan, pada Minggu mereka telah mengevakuasi ribuan orang dari tempat Royal Arena di sebelah mal.
Arena telah dijadwalkan untuk berlangsungnya konser Harry Styles, tetapi dibatalkan setelah penembakan.
Dalam sebuah pernyataan Minggu malam, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen mengirimkan simpati kepada yang terluka, kerabat mereka dan yang berduka, serta "semua orang Denmark yang dekat dengan peristiwa menakutkan ini."
"Kita semua telah direnggut secara brutal dari musim panas yang cerah yang baru saja dimulai. Itu tidak bisa dipahami. Memilukan. Tidak ada artinya. Ibu kota kita yang indah dan biasanya begitu aman berubah dalam sepersekian detik," kata Frederiksen.
Dalam sebuah pernyataan, Royal House Denmark mengatakan, "Pikiran dan simpati terdalam kami bersama para korban, kerabat mereka, dan semua yang terkena dampak tragedi itu."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/p-5.jpg)