Kecelakaan Lalu Lintas
Pikap yang Angkut BBM Ilegal Meledak Usai Kecelakaan, 4 Rumah Warga di Lokasi Ludes
Kecelakaan di Jalinteng Sekayu-Lubuklinggau, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, pikap angkut BBM ilegal meledak
"Warga langsung menolong saya untuk diantarkan ke rumah."
"Saya pingsan karena terkejut dapat kabar itu, karena sebelum pergi ke kebun tidak ada tanda-tanda apapun," kata Zulnani, Kamis (30/6/2022).
Namun dia bersyukur karena istri, anak, dan cucunya selamat.
Hanya saja, rumah panggung semi permanen yang selama ini ditempatinya rusak, kaki-kaki rumah yang menopang rumah panggungnya sudah menjadi arang.
"Sementara waktu saya tinggal sama keluarga lain, karena rumah kaki sudah hangus," jelasnya.
Menurut Zulnani, saat kejadian seluruh anggota keluarganya berada di dalam rumah.
Mereka lari keluar rumah ketika mendengar teriakan warga bahwa ada mobil terbakar dan meledak.
Foto Tiga tersangka pelaku sumur minyak ilegal saat berada di Polres Musi Banyuasin (Muba). Penangkapan ketiga tersangka ini setelah kejadian mobil pikap pengangkut minyak ilegal menabrak rumah warga hingga menyebabkan empat unit rumah terbakar pada Rabu (29/6/2022). (KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)
"Istri saya langsung membawa cucu lari ke luar. Sementara anak saya mencoba memadamkan api yang sudah menyambar rumah. Kejadiannya begitu cepat," ujarnya.
Api yang muncul dari mobil begitu cepat menyambar empat rumah panggung yang terbuat dari kayu.
Kobaran api baru bisa dipadamkan setelah lima unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi kejadian.
"Sopirnya kabur saat kejadian," ungkap dia.
Diberitakan sebelumnya, tiga tersangka yang merupakan pemilik dan pengemudi mobil pikap pengangkut minyak ilegal itu sudah tertangkap.
Ketiga tersangka itu yakni Muhram (24) pengemudi mobil pikup, Asrani (42) selaku pemilik sumur minyak ilegal dan Zainal Abidin pekerja di sumur minyak ilegal.