Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 17.00 WIB, Satu dari 4 Penumpang Truk Tewas Mengenaskan, Tertimpa Batang Kayu

Terjadi kecelakaan maut di Desa Selorejo, Kecamatan Selorejo, Blitar, Jawa Timur pada kemarin hari Rabu sore.

Istimewa
Petugas sedang mengevakuasi jenazah korban yang tewas usai terlempar dan tertimpa batang kayu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Desa Selorejo, Kecamatan Selorejo, Blitar, Jawa Timur pada kemarin hari Rabu sore.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan truk yang mengalami kecelakaan tunggal.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang penumpang truk.

Baca juga: Sosok Prada Beryl Kholif Prajurit TNI, Dulu Gagal 4 Kali Jadi Tentara, Kini Gugur Ditembak KKB

Baca juga: Kecelakaan Maut (30/6/2022), Ibu dan Anak Tewas, Korban Hilang Kendali Lalu Jatuh dari Tebing

Baca juga: Gempa Guncang Kalimantan Pagi Ini Jumat 1 Juli 2022, Guncangan Magnitudo 5,0 SR, Info Terkini BMKG

Foto: Terlempar dari atas bak truk, Budiono tertimpa kayu akibat truknya terguling usai menabrak tiang jembatan. (TRIBUNJATIM.COM/IMAM TAUFIQ)

Akibat kecelakaan truk yang terguling usai menabrak tiang jembatan di Desa/Kecamatan Selorejo, satu dari empat penumpangnya tewas dengan mengenaskan.

Sebab, bukan hanya terlempar dari atas bak truk, namun Mudiono (43), warga Dusun Tempursari, Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo juga tertimpa puluhan batang kayu yang berjatuhan dari atas bak truk tersebut.

Bahkan, informasinya, tubuh korban.

Juga tertindih bak truk sebelah kiri yang terguling di bawah jembatan jurusan Malang-Blitar itu.

"Lukanya cukup parah sehinggaa tewas di TKP.

Terkait penyebabnya, itu masih kami selidiki," kata AKP Kadek Aditya Yasa Putra, Kasatlantas Polres Blitar, Kamis (30/06).

Sementara, tiga rekannya lebih beruntung meski lukanya cukup parah namun selamat dari kecelakaaan tragis itu.

Mereka adalah Warsito (40), Yanto (42), dan Muji (35), ketiganya asal Dusun Dawung, Desa Olak Alen, Kecamatan Selorejo.

Untuk Warsito dan Yanto adalah teman korban yang tewas itu karena sama-sama tukang tebang kayu.

Sedang, Muji adalah sopir truk nopol N 9480 UJ, yang mengalami kecelakaan itu.

Foto: Sebuah truk bermuatan kayu potong terguling di Jalan Umum Desa/Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar (Dok. Polres Blitar)

"Meski terluka akibat terbentur bodi kabin, namun mereka selamat.

Dari tiga korban itu, yang paling parah adalah dua penumpang itu karenaa duduk di sebelah kiri sopir," ungkapnya.

Meski demikian, tak menimbulkan kemacetan jalan raya Malang-Blitar, yang berada sekitar 50 meter sebelah timur Polsek Selorejo itu.

Itu karena petugas bergerak lebih cepat untuk mengevakuasi badan truk yang terguling ke kiri itu.

"Katanya, karena tubuh korban tertindih bak truk sehingga buru-buru dievakuasinya," ujar warga yang ikut membantu mengevakuasi kecelakaan itu.

Kecelakaan itu terjadi Rabu (29/06) petang atau sekitar pukul 17.00 WIB.

Itu terjadi sehabis korban Mudiono, Warsito dan Yanto habis mendapat order untuk menebang kayu Sengon.

Lokasinya, di sebelaah selatan sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs N), yang ada di Desa/Kecamatan Selorejo.

Usai menebang kayu, oleh mereka dinaikkan ke atas truk yang dikemudikan Muji.

Entah berapa ratus batang yang diangkutnya namun itu sampai melebihi baknya.

Ukurannya rata-rata 2 meter.

"Usai menaikkan kayu ke atas truk, mereka akan menaikkan kayu lagi, di tempat lain sehingga ketiganya ikut dalam satu truk itu," ujar warga.

Rencananya, truk itu akan menambah muatan, yakni akan mengambil kayu Sengon ke Dusun Buneng, Desa Ngreco, Kecamatan Selorejo.

Atau tepatnya di timur bekas lokalisasi yang dulu cukup terkenal (mbah Gampeng).

Namun ketika melaju baru 300 meter atau di jalan kembar jurusan Malang-Blitar yang ada di bawah jembatan, entah apa yang terjadi, mereka dikejutkan suara letusan keras.

"Ban depan kiri meletus dan langsung oleng lalu menabrak tiang jembatan itu.

Bersamaan itu, truk terguling ke kiri," paparnya.

Dugaannya, sebelum truk itu terguling, korban Mudiono yang duduk sendirian di atas tumpukan kayu itu terlempar lebih dulu.

Ia jatuh tepat di bawah bak dan akhirnya tertimpa batang kayu yang berjatuhan bersamaan truk yang terguling itu.

Namun, karena tubuhnya tertindih itu, warga bersama petugas kesulitan menolongnya.

Baru setelah truknya berhasil dikembalikan dalam posisi normal, korban bisa dievakuasi.

"Untuk mengembalikan posisi truk yang terguling itu, harus ditarik dengan truk lain, baru korban bisa ditolong." ungkas warga.

(TribunJatim.com/Imam Taufiq)

Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

tayang di TribunJatim.com

Sumber: TribunJatim.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved