Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jokowi ke Rusia Ukraina

Pantas Rusia Kembali Serang Ukraina, Bukan karena Jokowi Bertemu Zelensky, Ternyata Gara-gara Ini

Konflik Rusia dan Ukraina kembali berlangsung hal tersebut dikaitkan dengan pertemuan Presiden Jokowi dengan Volodymr Zelensky, ternyata karena ini

Tayang:
Editor: Glendi Manengal
Kolase foto AFP/Sekretariat Presiden
Pertemuan Presiden Jokowi dan Volodymr Zelensky dan Lokasi serangan Rusia ke Ukraina 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Diketahui Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana tengah berkunjung ke Ukraina.

Kunjungan tersebut untuk membawa misi perdamaian.

Setelah Presiden Joko Widodo bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymr Zelensky.

Foto : Presiden Jokowi dan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, sama-saman mengenakan sepatu sneaker saat bertemu di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, Rabu (29/6/2022). (presidenri.go.id)

Baca juga: Gempa Guncang Jatim Kamis 30 Juni 2022, Guncangan di Laut, Info BMKG Mafnitudonya

Baca juga: Informasi Harga Minyak Goreng Hari Ini Kamis 30 Juni 2022, di Alfamart dan Indomaret

Baca juga: Baru Terungkap Nasib Terkini Ponari Dukun Cilik yang Dulu Terkenal Bisa Obati Orang Pakai Batu

Namun tak lama setelah pertemuan Jokowi dan Volodymr, Ukraina diserang Rusia.

Ternyata serangan tersebut terkait dengan NATO.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan untuk menyampaikan pesan dari Presiden Ukraina Volodymr Zelensky kepada pemimpin Rusia Vladimir Putin, Rabu (29/6/2022).

Hal ini merupakan bagian dari upaya Jokowi untuk meningkatkan harapan perdamaian dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.

"Meskipun sangat sulit dicapai, saya menyampaikan pentingnya resolusi perdamaian," kata Jokowi usai bertemu Zelensky.

"Saya menawarkan untuk menyampaikan pesan dari Presiden Zelensky kepada Presiden Putin yang akan segera saya temui," lanjutnya.

Belum diketahui secara pasti bagaimana Zelensky menanggapi tawaran yang dibuat oleh Jokowi selama pembicaraan di Kyiv.

Lebih lanjut, Jokowi berkomitmen untuk mengatasi kenaikan harga serta kekurangan pangan dan energi sejak invasi Rusia.

Seperti diketahui, sebelum invasi pada 24 Februari, Ukraina adalah salah satu pemasok gandum terbesar di Indonesia.

Tetapi blokade laut Rusia telah menghentikan ekspor gandum Laut Hitam, yang mengancam krisis pangan global.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved