Gempa Bumi
Gempa Terkini Pagi Ini Kamis 30 Juni 2022, Guncangan di Laut, Info Lokasi dan Magnitudonya
Gempa bumi terkini berkekuatan magnitudo 5,4 SR guncang di wilayah Kepulauan Sandwich Selatan pada Kamis 30 Juni 2022 pagi.
Penulis: Dewangga Ardhiananta | Editor: Dewangga Ardhiananta
Dilansir dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), berikut adalah 3 kriteria gempa Bumi yang dapat menyebabkan tsunami:
1. Gempa bumi tektonik yang berpusat di laut dan kedalamannya kurang dari 100 Km.
Adapun kedalaman gempa Bumi secara umum terbagi menjadi tiga, yakni gempa Bumi dangkal, gempa Bumi menengah, dan gempa Bumi dalam.
Gempa Bumi dangkal adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada kurang dari 60 km dari permukaan bumi. Gempa bumi ini biasanya menimbulkan kerusakan yang besar.
Gempa Bumi menengah adalah gempa Bumi yang hiposentrumnya berada antara 60 km sampai 300 km di bawah permukaan bumi.
Gempa Bumi menengah pada umumnya menimbulkan kerusakan ringan dan getarannya lebih terasa.
Gempa Bumi dalam adalah gempa bumi yang hiposentrumnya berada lebih dari 300 km di bawah permukaan bumi. Gempa Bumi dalam pada umumnya tidak terlalu berbahaya.
2. Gempa bumi tektonik dengan magnitudo lebih dari 7.0 Skala Magnitude.
Magnitudo gempa adalah besaran yang menyatakan besarnya energi seismik yang dipancarkan oleh sumber gempa.
Besaran ini akan bernilai sama, meskipun dihitung dari tempat yang berbeda. Skala yang kerap digunakan untuk menyatakan magnitudo gempa ini adalah Skala Richter.
Untuk memicu tsunami, magnitudo gempa Bumi harus lebih besar 7 skala magnitude karena hanya dengan kekuatan ini gempa Bumi bisa mengirim air laut ke darat.
Artinya, jika ada gempa Bumi tektonik terjadi di laut dengan kedalaman kurang dari 100 km dan skala kurang dari 7 skala magnitude, gempa tersebut tidak akan memicu tsunami.
3. Gempa bumi tektonik dengan pola sesar naik atau sesar turun (deformasi vertikal).
Deformasi merupakan perubahan bentuk, posisi, dan dimensi dari suatu benda.
Deformasi gempa Bumi tektonik secara umum ada tiga macam, yakni Horisontal, Vertikal dan Diagonal.
Adapun jenis gempa Bumi tektonik yang berpotensi tsunami adalah gempa dengan deformasi vertikal.
(TribunManado.co.id/Ang/Kompas.com)