Kabar Artis
Terungkap Dampak Buruk Penyakit yang Diderita Ruben Onsu, Dokter Ungkap Kekhawatiran
Dokter mengungkap hal fatal yang bisa saja terjadi pada Ruben Onsu karena gejala anemia yang dialami suami Sarwendah tersebut.
Lantas apa itu Anemia?
Dikutip dari Kompas.com, penyakit anemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah merah di dalam tubuh terlalu rendah.
Penyakit anemia diukur berdasarkan jumlah hemoglobin, yakni protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen.
Ketika sel darah merah rendah, jumlah oksigen dalam darah pun lebih rendah.
Pasalnya, sel darah merah bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.
Penurunan kadar oksigen yang dibawa ke seluruh jaringan tubuh akan menimbulkan berbagai gejala anemia, salah satunya adalah tubuh terasa lelah dan lemas.
Setiap proses atau kondisi yang mengakibatkan penurunan atau kerusakan sel darah merah dapat menjadi penyebab penyakit anemia.
Dilansir dari Healthline, 9 Agustus 2019, berikut faktor-faktor yang dapat menurunkan produksi sel darah merah dan merusak sel darah merah di antaranya stimulasi produksi sel darah merah yang tidak memadai oleh hormon erythropoietin, asupan zat besi, vitamin B-12, atau folat yang tidak mencukupi, serta Hipotiroidisme.

Sementara itu, faktor yang meningkatkan kerusakan sel darah merah di antaranya Endometriosis, kecelakaan, menstruasi, persalinan, pendarahan di uterus yang berlebihan, operasi, sirosis, fibrosis, hemolisis, dan gangguan hati dan limpa.
Secara keseluruhan, kekurangan zat besi merupakan penyebab penyakit anemia yang paling umum. Hampir setengah dari kasus anemia disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi.
Gejala penyakit anemia bisa sangat ringan sehingga mungkin tidak disadari dengan cepat. Dilansir dari WebMD, 11 Agustus 2020, berikut adalah gejala yang mungkin dirasakan penderita anemia di antaranya pusing, detak jantung cepat, sakit kepala, nyeri di bagian dada, perut, tulang, dan persendian, sesak napas, kulit pucat atau kuning, tangan dan kaki dingin, serta kelelahan.
Orang dewasa dan lansia memiliki risiko terkena penyakit anemia lebih tinggi dibandingkan anak-anak dan remaja.
Pasalnya, orang dewasa dan lansia lebih berisiko terkena penyakit ginjal atau rentan terhadap penyakit kronis lainnya.
Sementara itu, anak-anak atau remaja yang mengidap penyakit anemia, biasanya, akan mengalami gangguan pertumbuhan.