Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Jemaah Haji Sulut

Cerita Sadija, JCH Manado yang Tak Bisa Beribadah Haji Bersama Suami, Ikhlas ke Jeddah Sendirian

Usia manusia tidak tahu sampai kapan karena itu rahasia dari Allah SWT, oleh karenanya dia akan melaksanakan ibadah haji ini dengan penuh kesungguhan.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado/Rhendi Umar
Sadija Kader Calon Jemaah Haji Asal Kota Manado. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Perasaan sedih campur bahagia dialami calon jemaah haji Sadija Kader asal kota manado.

Bagaimana tidak, rencana yang diatur untuk melaksanakan ibadah haji bersama suami tercinta, batal karena pembatasan kuota.

Dia pun secara ikhlas menuju ke Jedaah Arab Saudi sendirian.

"Begitulah karena pembatasan, akhirnya tak bisa terpenuhi, kini hanya mengikhlaskan siapa yang duluan akan pergi, karena ini adalah ibadah" jelasnya Senin (27/6/2022).

Menurutnya usia manusia tidak tau sampai kapan karena itu rahasia dari Allah SWT, oleh karenanya dia akan melaksanakan ibadah haji ini dengan penuh kesungguhan.

"Jadi kalau ada kesempatan, untuk seperti ini jadi laksanakan dengan sebaik-baiknya dan insyallah kita sehat dan bisa melaksanakan rukun haji," jelasnya.

Sadija pun mengaku mempersiapkan untuk ibadah haji ini sejak tahun 2014, namun karena adanya pandemi covid-19 akhirnya mengalami penundaan.

"Kami hanya bisa menunggu dengan harapan doa saat itu karena persiapan sudah selesai tapi karena pandemi akhirnya tertunda, dan Alhamdulilah tinggal selangkah lagi akan berangkat ke tanah suci," jelasnya.

Soal keuangan, Sadija sudah menabung sejak lama dengan sedikit demi sedikit hingga akhirnya terpenuhi.

"Kita menunaikan ibadah haji, jangan cuma niat harus ada ikhtiar menabung, kalau tidak ada usaha kita mau cari dimana uang tersebut, yang penting dengan cara halal," ujarnya. (Ren)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved