Liga Italia
AC Milan Pilih Asensio dari Real Madrid, Tawar ke Chelsea untuk Pinjam Ziyech
Meski banyak bidikannya yang lepas, karena dinilai terlalu pelit dalam menghargai pemain dengan talenta di atas rata-rata.
Asensio dipandang sebgai profile yang tepat untuk bermain di area penyerangan. Apalagi usianya baru 26 tahun. Dia lebih muda tiga tahun dari Hakim Ziyech.
Artinya, Marco Asensio bisa menjadi tulang punggung permainan Rossoneri di masa mendatang.
Penggawa Timnas Spanyol ini juga memiliki keunggulan, yakni seorang versatile.
Dia bisa bermain di berbagai posisi penyerangan. Entah gelandang serang, winger ataupun skema false nine.
Baca juga: Bursa Transfer: Persilahkan Rayu Dybala Duluan, Sikap Baik Hati AC Milan ke Inter Ada Batasnya
2. Chelsea Hobinya Maksa
The Blues saat ini sedang membutuhkan cuan untuk menambah pundi-pundi uangnya guna bermanuver lebih treingginas di bursa transfer.
Paling nyata ialah keinginan Chelsea mendapatkan De Ligt yang dibanderol Juventus hingga 100 juta pounds.
Ini membuat Chelsea mau tak mau membuang sejumlah pemain untuk mendapatkan asupan dana segar.
Ziyech termasuk dalam rancangan tersebut.
Namun AC Milan tak ingin memenuhi apa yang diinginkan The Blues.
Rossoneri memilih untuk memakai jasa Ziyech dengan status pinjaman.
The Blues belum nyerah untuk memaksa AC Milan. Mereka tak menuntut Rossoneri meminang Ziyech musim ini.
Opsi yang disediakan ialah peminjaman plus pembelian permanen di akhir musim.
Akan tetapi Rossoneri kukuh dalam keinginannya, yakni menggunakan jasa pemain Timnas Maroko itu lewat status loan.
(Tribunnews.com/Giri)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bursa Transfer - 2 Alasan AC Milan Lebih Pilih Pinang Asensio Ketimbang Ziyech: Chelsea Hobi Maksa, https://www.tribunnews.com/superskor/2022/06/27/bursa-transfer-2-alasan-ac-milan-lebih-pilih-pinang-asensio-ketimbang-ziyech-chelsea-hobi-maksa?page=all