Gempa Bumi
Gempa Magnitudo 5.9 (22/6/2022) Dini Hari, 1000 Orang Tewas, Paus Fransiskus Doakan Korban
Gempa magnitudo 5,9 SR guncang Afghanistan pada Rabu (22/6/2022) dini hari waktu setempat.
Gempa ini mengakibatkan bangunan rusak di provinsi Khost.
Guncangan gempa di Afghanistan juga terasa sekitar 375 km (230 mil) jauhnya di ibu kota Pakistan, Islamabad.
China Tawarkan Bantuan
China mengatakan siap memberikan bantuan kemanusiaan darurat ke Afghanistan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin menyatakan belasungkawa kepada para korban gempa Afghanistan.
"Afghanistan adalah tetangga China yang ramah, dan China bersedia memberikan bantuan kemanusiaan darurat sesuai dengan kebutuhan pihak Afghanistan," kata Wang.
Selain itu, PBB dan Uni Eropa juga menawarkan bantuan kemanusiaan untuk Afghanistan.
"Tim penilai antar-lembaga telah dikerahkan ke sejumlah daerah yang terkena dampak," cuit Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UNOCHA) di Afghanistan.
Utusan khusus UE untuk Afghanistan Tomas Niklasson mengungkapkan bahwa Uni Eropa sedang memantau situasi dan siap untuk mengoordinasikan dan memberikan bantuan darurat kepada orang-orang dan komunitas yang terkena dampak.
Taliban Harapkan Bantuan Internasional
Masih dikutip dari Aljazeera, operasi penyelamatan menjadi tugas utama bagi Taliban.
Taliban telah mengambil alih Afghanistan pada Agustus.
Seorang pejabat senior Taliban, Anas Haqqani, mengatakan bahwa pemerintah bekerja sesuai kemampuannya.
"Kami berharap Komunitas Internasional & lembaga bantuan juga akan membantu orang-orang kami dalam situasi yang mengerikan ini," tulisnya di Twitter.
Paus Fransiskus Doakan Para Korban