Korupsi di Sangihe

Kejari Sangihe Sita Lahan dan Bangunan Terpidana Korupsi Dana Desa

Lahan dan bangunan milik terpidana korupsi dana desa, Heriyanto Lahope disita pihak Kejari Sangihe.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
HO
Lahan dan bangunan milik Terpidana Korupsi Dana Desa, Heriyanto Lahope seluas 973 hektar, disita Kejari Sangihe. Terpidana Heriyanto Lahope diketahui telah menyalahgunakan dana desa tahun 2018-2019. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangihe menyita lahan dan bangunan Terpidana Korupsi Dana Desa, Heriyanto Lahope

Lahan dan bangunan Terpidana Korupsi Dana Desa, Heriyanto Lahope ini seluas 973 hektar.

Terpidana Heriyanto Lahope diketahui telah menyalahgunakan dana desa tahun 2018-2019.

Kajari Kepulauan Sangihe Eri Yudianto mengatakan penyitaaan dilakukan karena terdakwa sesuai waktu yang ditentukan tidak bisa membayar uang pengganti.

Uang pengganti tersebut sebesar Rp 425.885.565. 

Kajari menjelaskan dasar pihaknya melakukan penyitaan adalah Putusan Pengadilan No. 4 tahun 2021.

Ia kemudian menjelaskan isi ketentuan dari putusan tersebut. 

"Apabila tidak mengganti uang tersebut dalam jangka waktu 1 bulan setelah mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta benda milik terdakwa disita kemudian dilakukan pelelangan menutupi uang pengganti," jelasnya Selasa (21/6/2022). 

Diketahui terpidana Heriyanto Lahope divonis 4 tahun penjara dan Rp 200 juta serta diwajibkan membayar uang pengganti Rp 425.885.565 rupiah Juta Rupiah. (Ren) 

Masih Ingat Taufik Hidayat? Legenda Bulutangkis Indonesia, Bakal Jumpa Lagi dengan Lee Chong Wei

BREAKING NEWS, Yonarmed Bogani Bolmong Tangkap 43 PMI Ilegal di Perbatasan Malaysia Indonesia

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved