Senin, 18 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Konflik Rusia dan Ukraina

Rencana Terbaru Ukraina di Tengah Perang, Larang Buku dan Musik Rusia

Di tengah perang, Ukraina akan membuat kebijakan baru. Negara tersebut akan melarang masuknya buku dan musika Rusia.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Sasha Stashevskyi/Associated Press
Gedung Teater Podil di Kiev, Ukraina. Ukraina akan melarang masuknya buku dan musik Rusia. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ukraina dikabarkan akan membatasi masuknya buku-buku dan musik Rusia.

Bahkan larangan tersebut akan dimasukkan ke randangan undang-undang (RUU).

Parlemen Ukraina juga sudah menyetujui ide larangan tersebut pada Minggu (19/6/2022).

Update Perang Rusia Ukraina: Pasukan Zelensky Hancurkan Gudang Peluru Rusia
Update Perang Rusia Ukraina: Pasukan Zelensky Hancurkan Gudang Peluru Rusia (AFP)

Satu RUU akan melarang pencetakan buku oleh warga Rusia, kecuali jika mereka melepaskan paspor Rusia dan mengambil kewarganegaraan Ukraina.

Larangan itu hanya akan berlaku bagi mereka yang memegang kewarganegaraan Rusia setelah runtuhnya kekuasaan Uni Soviet pada 1991.

RUU tersebut juga akan melarang impor komersial buku-buku yang dicetak di Rusia, Belarus, dan wilayah Ukraina yang diduduki, serta izin khusus untuk impor buku-buku dalam bahasa Rusia dari negara mana pun.

Baca juga: Yuhuuu Selamat Ya! 7 Zodiak ini Diramal Beruntung Sepanjang Hari ini Senin 20 Juni 2022

Baca juga: Gempa Bumi Pagi Ini Senin 20 Juni 2020, Guncang Magnitudo 6.0 SR, Ini Info BMKG

Sedangkan RUU kedua akan melarang pemutaran musik oleh warga Rusia pasca-1991 di media dan transportasi umum.

RUU ini juga akan meningkatkan kuota pidato berbahasa Ukraina dan konten musik di siaran TV serta radio, sebagaimana dilansir Reuters.

Kedua RUU tersebut kini perlu ditandatangani oleh Presiden Volodymyr Zelensky agar berlaku, dan tidak ada indikasi bahwa dia juga menentang.

Seorang wanita tua berjalan di depan reruntuhan gedung di Kota Druzhkivka (Druzhkovka) di Ukraina timur Donbas, 5 Juni 2022.
Seorang wanita tua berjalan di depan reruntuhan gedung di Kota Druzhkivka (Druzhkovka) di Ukraina timur Donbas, 5 Juni 2022. (AFP/Aris Messinis)

Kedua RUU itu mendapat dukungan yang tinggi, termasuk dari anggota parlemen yang secara tradisional dipandang pro-Kremlin oleh sebagian besar media dan masyarakat sipil Ukraina.

Menteri Kebudayaan Ukraina Oleksandr Tkachenko mengatakan, dia senang menyambut pembatasan terbaru tersebut.

“RUU ini dirancang untuk membantu penulis Ukraina berbagi konten berkualitas dengan khalayak seluas mungkin, yang setelah invasi Rusia tidak menerima produk kreatif Rusia apa pun secara fisik,” kata situs web kabinet Ukraina mengutip Tkachenko.

Baca juga: Sempat Ditutupi, Akhirnya Gilang Dirga Perlihatkan Wajah sang Anak Saat Peringati Hari Ayah Sedunia

Baca juga: Doa Pendek Sebelum Makan, Bacaan Mudah Dibaca

RUU terbaru ini adalah babak terbaru dalam perjalanan panjang Ukraina untuk melepaskan warisan ratusan tahun pemerintahan Moskwa.

Ukraina mengatakan, proses ini, yang sekarang lebih sering disebut "de-rusifikasi", diperlukan untuk membatalkan kebijakan berabad-abad yang bertujuan menghancurkan identitas Ukraina.

Di sisi lain, Moskwa tidak setuju dengan upaya Ukraina tersebut.

Rusia menuturkan, kebijakan Kyiv untuk membudayakan bahasa Ukraina dalam kehidupan sehari-hari menindas sejumlah besar penutur bahasa Rusia di sana.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ukraina Akan Larang Buku dan Musik Rusia".

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved