Berita Internasional

Sri Lanka Perintahkan Pegawai Negeri Bekerja dari Rumah Selama 2 Minggu Akibat BBM Langka

Pemerintah Sri Lanka telah memerintahkan pegawai sektor publik untuk bekerja dari rumah selama dua minggu.

IstImewa
Ilustrasi Bensin. Ibu teguk bensin ke mulut anaknya lalu membakarya. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pemerintah Sri Lanka pada Jumat (17/6/2022) memerintahkan pegawai negerinya untuk bekerja dari rumah selama dua minggu.

Seperti dilaporkan Reuters, pegawai yang menyediakan layanan penting seperti perawatan kesehatan akan terus melapor untuk bertugas di kantor.

Pemerintah Sri Lanka telah memerintahkan pegawai sektor publik untuk bekerja dari rumah selama dua minggu.

Baca juga: Peringatan Dini Minggu 19 Juni 2022, BMKG: Sebanyak 25 Wilayah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Imbauan tersebut dikeluarkan karena Sri Lanka dilanda kelangkaan bahan bakar yang parah.

Dilansir Al Jazeera, dengan stok bahan bakar yang ada diproyeksikan akan habis dalam hitungan hari.

Sri Lanka berebut mencari devisa untuk membayar impor bensin dan solar yang sangat dibutuhkan.

Kementerian Administrasi Publik dan Dalam Negeri mengumumkan perintah kerja dari rumah pada Jumat (17/6/2022) untuk semua pegawai, kecuali pekerja yang di sektor paling penting.

“Dengan mempertimbangkan batasan pasokan bahan bakar yang ketat, sistem transportasi umum yang lemah, dan sulitnya menggunakan kendaraan pribadi, surat edaran ini memungkinkan staf minimal untuk masuk kerja mulai Senin,” kata Kementerian itu.

Surat edaran tersebut juga menyebutkan dari sekitar satu juta pegawai pemerintahnya, mereka yang menyediakan layanan penting seperti perawatan kesehatan akan terus melapor untuk bertugas di kantor mereka.

Sekolah tutup dan belajar online jika ada akses listrik

Kementerian pendidikan juga mengatakan semua sekolah telah diminta untuk tetap ditutup selama dua minggu mulai Senin (20/6/2022) dan untuk memastikan pengajaran online jika siswa dan guru memiliki akses listrik.

Awal pekan ini, pemerintah juga menyetujui empat hari kerja dalam seminggu bagi pekerja sektor publik untuk membantu mereka mengatasi kekurangan bahan bakar kronis dan mendorong mereka untuk menanam pangan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved