Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sosok Tokoh

Sosok Ryan Grantham, Aktor yang Bunuh Ibunya, Ternyata Rencanakan Pembunuhan Perdana Menteri Kanada

Grantham (24) menjalani sidang kasus pembunuhan tingkat dua terhadap ibunya, Barbara Waite, mulai Senin (13/6/2022).

New York Post
Sosok Ryan Grantham, Aktor yang Bunuh Ibunya, Ternyata Rencanakan Pembunuhan Perdana Menteri Kanada 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sosok aktor serial koboi masa depan Riverdale, Ryan Grantham menembak ibunya hingga tewas.

Menyadur dari laman tabloid Entertainment Weekly (EW) pada Jumat (17/6/2022), Grantham mengaku bersalah telah merenggut nyawa ibunya sendiri menggunaan senjata api saat sang ibunda bermain piano di rumahnya.

Alhasil nama mantan aktor serial televisi Riverdale, Ryan Grantham, jadi perbincangan usai mengaku bersalah atas pembunuhan terhadap ibunya sendiri.

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Besok Sabtu 18 Juni 2022, Ada yang Tampak Mendapatkan Keuntungan Esok

Grantham (24) menjalani sidang kasus pembunuhan tingkat dua terhadap ibunya, Barbara Waite, mulai Senin (13/6/2022).

Persidangan ini untuk menentukan berapa tahun hukuman penjara yang akan dijatuhkan kepada sang aktor, sebelum memenuhi syarat untuk pembebasan bersyarat.

Dilansir US Magazine, sidang yang berlangsung di pengadilan British Columbia menampilkan rekaman aktor Kanada itu berlatih menembak ibunya.

Video ia sedang menunjukkan mayat sang ibu dan mengaku menghabisinya juga ditayangkan.

Jaksa pada Selasa (14/6/2022), menuduh Grantham juga berencana untuk membunuh Perdana Menteri Kanada, Justin Trudeau.

CBC News melaporkan, Grantham mengemudi ke wilayah timur sehari setelah kematian ibunya yang mana ia membawa 12 bom molotov, tiga senjata, dan amunisi di dalam mobilnya.

Sang aktor diduga membawa berbagai senjata mematikan itu untuk membunuh Trudeau (50) di kediamannya di Ottawa.

Alih-alih melakukan rencana yang dituduhkan, Grantham mengubah arah dan pergi ke markas polisi Vancouver untuk menyerahkan diri.

"Saya tidak bisa menjelaskan atau membenarkan tindakan saya. Saya tidak punya alasan," kata aktor muda itu terkait pembunuhan terhadap ibunya, dalam sebuah pernyataan di pengadilan pada Rabu (15/6/2022).

"Saya sedih memikirkan betapa buruknya saya telah menyia-nyiakan hidup saya. Dalam menghadapi sesuatu yang begitu mengerikan, meminta maaf sepertinya tidak ada gunanya. Tapi dari setiap serat keberadaanku, aku minta maaf."

Pengacara Grantham, Chris Johnson, menilai kliennya bertindak sadis karena menderita gangguan mental.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved