Abrasi Pantai Amurang
Maryam, Warga yang Terdampak Abrasi Pantai Amuran Minsel Berharap Dapat Bantuan Rumah
"Kami juga melihat langsung bagaimana batuan berdatangan sebagai wujud kepedulian kepada kami," kata Maryam
Penulis: Manuel Mamoto | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Warga yang terdampak bencana abrasi Pantai Amurang di pos pengungsian BPU kantor Kelurahan Lewet apresiasi pemerintah memfasilitasi kebutuhan mereka saat ini.
"Sampai saat ini pemerintah memperhatikan baik makan dan minum disini.
Kami juga melihat langsung bagaimana batuan berdatangan sebagai wujud kepedulian kepada kami," kata Maryam salah satu pengungsi, kepada tribunmanado.co.id, Jumat (17/6/2022).
Dia mengatakan kalau keperluan makanan dan minuman juga kebutuhan mck semuanya sudah terpenuhi.
Dia hanya sedikit kesulitan untuk bisa tidur nyenyak.
"Mungkin karena pikiran ya, jadi tidak bisa tidur nyenyak di sini," ujarnya.
Maryam hanya berharap agar dia dan keluarga bisa mendapat tempat tinggal nanti.
"Rumah sudah hanyut, bersyukur kami mendapat bantuan yang cukup di sini termasuk pakaian.
Semoga kami bisa dapat bantuan rumah nanti," harapnya.
Pantauan Tribun Manado, sampai berita ini diposting bantuan demi bantuan masih berdatangan ke pos pengungsian.
Baik sembako, air mineral, tikar, matras,sabun, odol juga pakaian layak pakai dan bantuan lainnya.
Korban yang Kehilangan Rumah akan Direlokasi
Sementara itu Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto dalam kunjungannya ke Amuran, Jumat (17/6/2022), memastikan ada bantuan rumah untuk korban yang rumahnya hanyut.
"Sudah jelas akan dilakukan relokasi dan dibangun rumah buat warga yang kehilangan rumahnya akibat bencana ini.
Masyarakat yang rumahnya hilang akan dipindahkan, sudah disediakan lahan oleh pemerintah," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/maryam-warga-yang-rumahnya-lenyap-terdampat-bencana-abrasi-pantai-amurang-sulawesi-selatan.jpg)