Kasus Pelecehan
Dua Gadis Remaja Diduga Jadi Korban Bejat Oknum Petinggi Ormas, Ternyata Istri Pelaku Terlibat
Terjadi kasus pelecehan di Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Namun, dirinya menyayangkan, sang istri yang juga terlibat sebagai pembujuk yang mengajak dan mengiming-imingi korban sehingga dicabuli oleh suaminya tidak ditahan dan masih berkeliaran.
"Yang ditahan suaminya saja, sementara istrinya yang membujuk korban belum diamankan," ungkapnya.
Satu tersangka yakni suaminya sudah ditahan dan berada di Polres Kukar.
Pasalnya, ia sudah mendapatkan SP2HP dan infomasi terbaru sudah dilimpahkan kepada kejaksaan, sehingga tinggal menunggu jadwal sidang.
"Yang memang perlu dikawal ini adalah korban ini di bawah umur dan korban di bawah umur ini tentu perlu penanganan khusus, bukan hanya kita harus lindungi tetapi juga harus dilihat apakah pelaku cuma satu atau dua, karena kalau dari cerita korban sendiri pelaku itu kalau kita telaah itu ada dua.
Ada yang membujuk rayu dan ada yang mengeksekusi.
Dan yang membujuk rayu itu adalah istri pelaku jadi yang mengimingi itu istri pelaku," paparnya.
Ia menambahkan, itulah yang sangat pihaknya sayangkan, dirinya akan melakukan tindak lanjut terhadap istri pelaku yang tidak dilakukan penahanan sampai sekarang, tetapi hanya sebagai pelaku saja.
Dirinya menegaskan, si istri pelaku ini berperan untuk menawarkan melakukan hubungan tersebut dan menawarkan uang kepada korban.

"Jadi suami ini hanya melakukan eksekusi saja. Tentu ini menjadi pertanyaan besar kita, kenapa si istri pelaku tidak juga dilakukan penahanan. Jadi kemungkinan besar kita akan fokus pada pelaporan kepada istri pelaku ini," tegasnya.
Sementara itu, orangtua dari salah satu korban meminta aparat kepolisian bertindak tegas dan menghukum semua pelaku yang terlibat.
Pasalnya, pelaku juga sempat mengajak keluarga korban berdamai dengan imbalan akan memberikan sejumlah uang.
"Mereka memang tidak menyebut nominal. Tapi mereka bilang berapapun akan kami usahain. Tapi saya tegas, berapapun yang ditawari saya akan tolak. Karena kalau saya terima, sama saja saya menjual anak saya," ucapnya. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-pemerkosaan_20180606_152617.jpg)