Sosok Tokoh
Kisah Haru Holili Addrae Sae, Tukang Becak Kumpulkan Uang Demi Naik Haji dengan Cara Menabung Emas
Holili yang berprofesi sebagai tukang becak itu mengaku, bukan hal mudah untuk mewujudkan mimpinya pergi ke tanah suci.
"Awalnya saya ragu, tapi isteri saya meyakinkan insyaallah akan dibantu oleh Allah SWT," ucapnya.

Meski cukup antusias jelang keberangkatan haji, Holili masih menyimpan duka. Bebeberapa bulan jelang pengumuman keberangkatan pada 2020, istrinya meninggal karena sakit.
Holili sempat menawarkan kepada kedua putranya agar menggantikan kuota ibunya untuk berangkat haji, tetapi kedua putranya menolak.
"Anak-anak saya ingin agar uang jatah ibunya diberikan kepada orang sebagai badal haji atau pengganti ibadah haji ibunya," jelas Holili.
Jelang keberangkatan, Holili semakin bingung karena tidak memiliki cukup uang untuk bekal dan membayar KBIH.
Dia lagi-lagi bersyukur karena ada pihak KBIH yang bersedia memfasilitasi keberangkatan hajinya tanpa dipungut biaya.
"Alhamdulillah, doakan saya dan istri saya menjadi haji yang mabrur," harapnya.
18 kloter
Sementara itu, hingga dua pekan masa pemberangkatan, sudah 8.063 jemaah haji yang tergabung dalam 18 kloter yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya menuju Madinah Arab Saudi.
Dari jumlah itu, ada tiga calon jemaah haji yang menunda keberangkatan karena sakit. Ketiganya kini dirawat di Rumah Sakit Haji Surabaya.
Mereka terdiri dari satu jemaah kloter 16 dari PAsuruan, satu jemaah kloter 17 dari Pasuruan, dan seorang jemaah kloter 18 dari Lumajang.
"Masih ada tiga jemaah yang tunda keberangkatannya karena sakit," kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Husnul Maram.
Total terdapat 38 kloter dengan 16.967 calon jemaah haji yang akan diterbangkan melalui Embarkasi Surabaya.
Mereka berasal dari 38 kabupaten/kota se-Jatim, ditambah jemaah asal Bali, Nusa Tenggara Timur, Palembang, serta petugas kloter.
Rinciannya, dari seluruh kabupaten/kota se-Jatim sebanyak 16.087 orang, dari Bali 318 orang, NTT 291 orang, Palembang 119 orang, serta petugas kloter 152 orang.
Kedatangan jemaah haji kloter pertama dijadwalkan tiba pada 15 Juli 2022 dan kloter terakhir masuk Asrama Haji pada 14 Agustus 2022.