Berita Manado

Waspada PMK Jelang Idul Adha, Karantina Pertanian Manado Imbau Panitia Beli Sapi Lokal Sulut

Karantina Pertanian Manado mengimbau masyarakat agar menerapkan kewaspadaan dan keamanan biologi menjelang Idul Adha tahun 2022.

Penulis: Fernando_Lumowa | Editor: Handhika Dawangi
Tribun Manado/Fernando Lumowa
Kepala Karantina Pertanian Manado, drh Donni Muksydayan Saragih. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Karantina Pertanian Manado mengimbau masyarakat agar menerapkan kewaspadaan dan keamanan biologi menjelang Idul Adha tahun 2022.

Seiring mendekatnya Idul Adha yang jatuh pada 9 Juli, Karantina Pertanian Manado mengimbau panitia kurban membeli sapi lokal Sulut.

Imbauan ini dikeluarkan menyusul merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada sapi.

Sejumlah daerah di Indonesia telah terkena wabah dan berstatus zona merah. Sulut sendiri, masih bebas PMK alias kategori zona hijau.

"Karena itu kami imbau agar mengambil, beli sapi lokal Sulut. Jangan dari luar daerah," ujar Kepala Karantina Pertanian Manado, drh Donni Muksyadayan Saragih kepada Tribunmanado.co.id di kantornya, Selasa (14/06/2022).

Kata Donni, sapi dari luar Sulut bisa saja tidak aman. "Bisa saja berpotensi membawa masuk virus PMK. Jangan sampai setelah hari kurban, muncul kasus," jelasnya.

Katanya, berdasar data yang ada kebutuhan sapi kurban di Sulut sekitar 2 ribuan ekor. Sementara populasi sapi lokal di Sulut jauh melebihi kebutuhan.

"Data tahun lalu, sapi kurban 2 ribu ekor sementara populasi itu 20 ribuan," jelasnya.

Terkait itu, kata Donny, pihaknya akan mendukung pemerintah dalam melaksanakan pengawasan sapi dari luar Sulut.

Salah satu titik yang bakal me jadi konsentrasi ialah check point di Kabupaten Bolmut.

Check point ini menjadi tempat pemeriksaan sapi yang masuk lewat jalur darat Trans Sulawesi.

Sesuai protap yang dikeluarkan Kementerian Pertanian, sapi yang akan dilalulintaska harus dikarantina 14 hari di daerah asal.

"Kenapa dua minggu? Untuk melihat ada gejala atau tidak. Jika sehat, bisa dikirim. Tapi, tiba di Sulut kita semprot disinfektan baik sapi, alat pengangkut dan semua yang terkait," katanya.

Sebagai bentuk pengamanan lainnya, saat ini produk daging sapi mentah maupun olahan dari daerah zona merah PMK seperti Jatim, Lampung dan lainnya tak boleh masuk Sulut.

"Dari Jakarta masih bisa produk olahan saja kalau daging mentah sudah tidak bisa," jelasnya.(ndo)

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved