Berita Kotamobagu

Pelaku Penganiayaan Siswa di Kotamobagu Terancam 15 Tahun Penjara dan Denda Rp 13 Miliar

"Jadi karena korban dan pelaku masih di bawah umur, tentunya kita mengacu pada sistem peradilan anak, dan UU Perlindungan Anak," jelasnya.

Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Kolase Tribun Manado
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast dan foto korban saat dirawat di rumah sakit. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Kasus tewasnya siswa MTs di Kotamobagu, Bintang Tungkagi, akan ditangani penyidik kepolisian dengan mengacu pada UU Perlindungan Anak No 35 Tahun 2014. 

Hal tersebut sebagaimana yang dikatakan oleh Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast.

"Jadi karena korban dan pelaku masih di bawah umur, tentunya kita mengacu pada sistem peradilan anak, dan UU Perlindungan Anak," jelasnya.

Menurutnya para pelaku diancam dengan hukuman pidana 15 tahun dan denda Rp 13 Miliar.

"Namun ini kembali kepada proses sistem peradilan anak, di mana hakim yang akan memutuskan terkait proses selanjutnya," jelasnya.

Abast menambahkan dalam proses penyidikan ini telah dilakukan pemeriksaan permintaan visum et repertum dari pihak medis serta melakukan otopsi.

Oleh karenanya dia pun menghimbau kepada seluruh orang tua atau pihak sekolah untuk lebih mengawasi anak-anak baik di lingkungan sekolah.

"Untuk menghindari kasus ini berulang, kita harus memperhatikan perilaku anak yang mungkin nantinya menyimpang atau anak yang menjadi korban, kita harus menghindarinya dengan memperhatikan perubahan perilaku anak," jelasnya.

18 saksi diperiksa

Polisi telah melakukan gelar perkara kasus tersebut yang telah dinaikan ke tahap penyidikan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved