Berita Sitaro

Badan Jalan di Desa Salili Kabupaten Sitaro Amblas, Pengendara Bermotor Diminta Berhati-hati

Pasalnya di salah satu titik jalan Desa Salili, tepatnya 300 meter lepas Jembatan Batuawang Kelurahan Bebali terdapat jalan yang amblas karena adanya.

Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Pembatas jalan dan garis polisi dipasang di titik jalan yang amblas di Desa Salili Kabupaten Sitaro. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Pengendara kendaraan bermotor yang kerap melalui jalur Ulu-Ondong, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), diminta berhati-hati.

Khususnya ketika melalui jalan di Desa Salili Kecamatan Siau Tengah.

Pasalnya di salah satu titik jalan Desa Salili, tepatnya 300 meter lepas Jembatan Batuawang Kelurahan Bebali terdapat jalan yang amblas karena adanya tanah longsor di sisi jalan.

Diperkirakan, panjang ruas jalan yang amblas tersebut mencapai tiga meter dengan lebar kurang lebih satu meter.

Akibatnya, lebar badan jalan kini berkurang sehingga menjadi lebih kecil.

Mengantisipasi terjadi kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut pihak kepolisian dari Polres Kepulauan Sitaro dan Dinas Perhubungan telah memasang tanda pembatas jalan dan garis polisi sepanjang bandan jalan yang amblas.

"Kami (Polres Sitaro) bersama Dinas Perhubungan Sitaro telah memasang tanda berupa pembatas jalan dan garis polisi di lokasi," kata Kapolres Sitaro, AKBP Hansjen Ratag, Senin (13/6/2022).

Langkah ini, sambung Ratag, dilakukan sembari menunggu proses perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Kawasan Pemukiman (PUPRKP) Sitaro.

"Karena sudah ada tanda pembatas jalan dan garis polisi makanya lebar jalan menjadi sempit.

Jadi kami terus mengingatkan kepada setiap pengguna jalan yang akan melalui jalur tersebut agar berhati-hati," ungkap kapolres.

Pantauan tribunmanado.co.id di lokasi amblasnya badan jalan di Desa Salili ini terlihat setiap kendaraan, khususnya roda empat tak bisa lagi bertemu dari dua arah di titik amblasnya jalan.

Setiap kendaraan yang melalui jalur tersebut juga nampak harus mengurangi kecepatan, apalagi yang melaju dari arah Kota Ulu menuju Kota Ondong.

Warga pun berharap, kerusakan jalan tersebut dapat segera diperbaikan oleh OPD teknis untuk mencegah terjadi kecelakaan dan mempermuda kelancaran arus lalu lintas.

"Sebelum terjadi kecelakaan, sebaiknya segera diperbaiki apalagi ini kan akses utama jalur Ulu-Ondong," ungkap Jefry Ponto, salah satu sopir kendaraan angkutan barang. (HER) 

Boltim Satu-satunya Daerah di Sulut yang Melaksanakan Penanaman Pohon Manggrove

Aurelien Tchouameni Resmi Berseragam Real Madrid, Dikontrak 6 Musim, Seharga 4 Kali Lipat Benzema

Ketua Satgas BNPT Sulut Max Togas: Bubarkan Ormas Anti Pancasila dan NKRI

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved