Akhirnya Terungkap Motif Remaja Buang Bayinya di Selokan, Baru Sehari Dilahirkan

Tersangka mengaku kepada penyidik, bahwa dirinya malu dengan kondisi tubuhnya yang sedang mengandung anak.

Pixel
Akhirnya Terungkap Motif Remaja Buang Bayinya di Selokan, Baru Sehari Dilahirkan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Akhirnya terungkap motif remaja perempuan berinisial P (20) juga ibu sekaligus tersangka pembuang jasad bayi laki-laki yang ditemukan di parit permukiman Jalan Jemur Ngawinan 1, RW 02, Jemur Ngawinan, Wonocolo, Surabaya pada Rabu (8/6/2022).

Tersangka mengaku kepada penyidik, bahwa dirinya malu dengan kondisi tubuhnya yang sedang mengandung anak.

Apalagi kehamilan tersebut berlangsung hingga si jabang bayi terlahir dalam status di luar pernikahan.

"Sehingga ketika melakukan kegiatan yang tidak benar ini, karena terdorong dengan rasa malu, karena aib," ujar Kapolsek Wonocolo, Kompol Roycke Hendrik Fransisco di Mapolsek Wonocolo, Jumat (10/6/2022).

Mengenai bagaimana P memperoleh kehamilannya itu, apakah dugaan hasil hubungan gelap atau akibat dari

kekerasan seksual yang dialaminya? Kompol Roycke Hendrik enggan berspekulasi mengenai hal tersebut. Karena

proses penyelidikan lanjutan untuk mengembangkan kasus tersebut masih terus akan dilakukan oleh pihaknya.

"Kami masih mencari fakta yang baru. Banyak kemungkinan. Mengingat kondisi perempuan lebih tahu dari laki-laki,

kondisi melahirkan secara normal tanpa bantuan siapa pun, itu menurut kami dari hasil koordinasi tim ahli, itu sangat luar biasa. Hasil dari dokter, P ini sudah hidup saja sudah bersyukur," pungkasnya.

Sekadar diketahui, sesosok jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan teronggok di dasar parit yang membelah permukiman kawasan Jalan Jemur Ngawinan 1, RW 02, Jemur Ngawinan, Wonocolo, Surabaya pada Rabu (8/6/2022), pukul 09.00 WIB, .

Mayat bayi tersebut berukuran panjang tubuh sekitar 0,5 meter, dengan berat badan sekitar dua kilogram.

Dari kondisi luar, organ tubuh bayi tersebut tampak masih lengkap, bahkan dengan kondisi tali pusar yang masih menempel atau belum dipotong seusai dilahirkan.

Kondisi kulitnya tampak pucat, tidak didapati adanya bercak darah. Mengingat masih lengkapnya kondisi organ luar tubuh bayi dan tanda pembusukan belum tampak, diperkirakan bayi tersebut dibuang dalam usia satu hari setelah dilahirkan.

Mayat bayi tersebut teronggok dalam posisi tubuh miring di dasar parit sedalam 1,5 meter dan lebar sekitar tiga meter.

Artikel telah tayang di: Surya.co.id

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved