Nilai Tukar Rupiah

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Lemah, Perdagangan Dalam Negeri Bukan Jadi Masalah, Apa Penyebabnya?

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini diprediksi masih lemah. Analis mengungkapkan faktornya berasal dari luar negeri.

Editor: Isvara Savitri
Thinkstocks/Fitriyantoandi via Kompas.com
Ilustrasi uang rupiah 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Kamis (9/6/2022), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih lemah.

Pasalnya, para pelaku pasar masih khawatir jelag rilis inflasi AS.

Ditambah lagi, pekan depan ada pertemuan Federal Open Market Comittee (FOMC).

Ilustrasi uang. Berikut cara cek penerima Bansos Tunai Rp 300 ribu, Bansos PKH, Bansos BPNT, BLT Dana Desa, BLT UMKM, dan diskon listrik PLN.
Ilustrasi uang. Berikut cara cek penerima Bansos Tunai Rp 300 ribu, Bansos PKH, Bansos BPNT, BLT Dana Desa, BLT UMKM, dan diskon listrik PLN. (Istimewa)

Hal ini membuat dolar AS menekan pergerakan rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Analis DCFX Futures, Lukman Leong.

"Rupiah masih akan melemah karena dolar AS yang menguat menjelang data consumer price index (CPI) dan pertemuan FOMC," jelas dia Lukman kepada Kontan.co.id, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Resep Risoles Isi Daging Asap, Enak dan Gurih

Baca juga: Jokowi: Megawati Seperti Ibu Saya Sendiri dan Saya Sangat Menghormati Beliau

Lukman menambahkan, dari dalam negeri belum ada data yang mempengaruhi pergerakan rupiah pada perdagangan kali ini.

Namun, dia percaya, rupiah masih sanggup menahan penguatan the greenback.

Sementara, Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menambahkan, pelaku pasar masih wait and see terkait rencana kenaikan suku bunga The Fed seiring dengan tingkat inflasi AS yang masih tinggi.

Ilustrasi uang tunai.
Ilustrasi uang tunai. (ANTARA via Serambinews)

"Pelaku pasar masih mewaspadai dampak tingginya inflasi AS yang akan mempengaruhi keputusan The Fed dalam menaikkan suku bunga acuan. Minggu ini pelaku pasar akan wait and see terhadap rilis data inflasi AS yang diprediksi tetap tinggi, yakni masih bertahan di atas 8 persen," ujar Reny.

Reny pun memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.434 - Rp 14.512 per dolar AS pada hari ini.

Sedangkan Lukman memproyeksikan, rupiah berada dalam rentang Rp 14.450 - Rp 14.600 per dolar AS.

Baca juga: Informasi Cara Membuat Akun Kartu Prakerja Gelombang 32, Simak Langkah-langkahnya

Baca juga: Potret Ayah Sophia Latjuba yang Jarang Terekpos, Disebut Mirip Ariel NOAH

Pada perdagangan sebelumnya Rabu (8/6/2022), Di pasar spot, rupiah melemah 0,26 persen ke Rp 14.492 per dolar AS.

Sementara di kurs referensi Jisdor Bank Indonesia, rupiah melemah 0,08 persen ke Rp 14.477 per dolar AS.(*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Rupiah Diproyeksi Lanjut Melemah Hari Ini (9/6), Ini Sentimen yang Mempengaruhinya.

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved