Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Haji 2022

Informasi Tips Sehat, Begini Cara Agar Tubuh Tetap Kuat Selama Ibadah Haji

Berikut beberapa cara agar tubuh jemaah tetap kuat selama menjalani ibadah haji

Tayang:
Editor: Chintya Rantung
Istimewa/Tribun Jabar
Ibadah Haji Tahun 2022 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Tahun 2022, sejumlah warga Indonesia akan menjalankan ibadah haji.

Selama menjalankan ibadah haji, jemaah akan mengikuti serangkaian panjang prosesi ibadah memerlukan tubuh yang kuat.

Ada Tawaf (berjalan mengelilingi kabah sebanyam tujuh kali), ada Sa'i berlari kecil antara gunung Safa-marwa (7 kali), bermalam di mina, lempar jumrah, dan yang menjadi inti haji yakni wukuf di padang Arafah.

Foto udara suasana ibadah haji di Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi.
Foto udara suasana ibadah haji di Ka'bah, Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi. (twitter/The Holy Mosques)

Idealnya kemampuan fisik jemaah haji harus dilatih sejak persiapan awal. Jauh sebelum hari keberangkatan, Anda sudah harus mulai rutin berolahraga agar tubuh menjadi terbiasa.

Kemenag menjelaskan, ada empat faktor yang berpengaruh pada kesehatan para jemaah haji:

Perilaku personal: 40 %

Poin pertama ini mencakup kebiasaan sehari-hari atau PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan pola makan.

Keadaan lingkungan: 30 %
Perbedaan iklim antara Indonesia dan Arab Saudi ikut memengaruhi kondisi fisik jemaah haji.

Keturunan/Genetik: 10 %
Kondisi kesehatan yang diturunkan orang tua, misalnya Anda mungkin mengidap penyakit turunan hipertensi atau diabetes.

Pelayanan kesehatan: 20 %
Calon jemaah haji harus ikut aktif dalam pemeliharaan dan pemeriksaan kesehatan pada lembaga yang telah ditetapkan pemerintah agar kondisi tetap terjaga.

Faktor perilaku personal atau pribadi menjadi faktor terbesar yang memengaruhi kesehatan jemaah haji.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, dr. Eka Jusup Singka.

Dijelaskan, sebagian jemaah belum bisa mengontol diri sendiri selama menjalani ibadah haji.

Selain lalai dalam menjalankan hidup sehat, kondisi dari setiap jemaah berbeda-beda sehingga masing-masing harus tahu batasan dalam melakukan kegiatan.

Terkadang jemaah haji mudah untuk tergiur ajakan untuk melakukan ibadah sunnah padahal kondisi fisik sudah tidak memadai.

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved