Oknum Hukum Tua

Pengakuan Korban Pelecehan Oknum Kepala Desa Terpilih di Minahasa: Dia Ancam Tidak Beri Surat Tanah

Tindakan tak senonoh tersebut dilakukan Kumtua inisial AML (53) terhadap tiga wanita masing-masing inisial SM (26), JH (27), dan JP (41).

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
Kompas
Ilustrasi korban pelecehan seksual. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang oknum Hukum Tua atau Kepala Desa terpilih di Minahasa diduga melakukan tindakan asusia kepada tiga orang perempuan. 

Tindakan tak senonoh tersebut dilakukan Kumtua inisial AML (53) terhadap tiga wanita masing-masing inisial SM (26), JH (27), dan JP (41).

Mereka merupakan warga Desa Makalelon, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Selasa (7/6/2022).

AML dilaporkan atas dugaa perbuatan asusila dan percobaan pemerkosaan terhadap ketiga wanita tersebut. 

Menurut penuturan para korban, mereka mengaku dilecehkan saat ingin mengurus surat jalan, KTP dan surat tanah. 

Menurut korban inisial JH, peristiwa itu mulai terjadi pada tanggal 14 Januari tahun 2021. Saat dirinya ingin mengurus surat jalan untuk keperluan berangkat bekerja di daerah Papua.

“Saat itu, saya bertanya apakah saya harus ke Sekdes dulu, biar pak kumtua tinggal tanda tangan.

Namun ia (kumtua) mengatakan tidak usah nanti biar saya yang buat, saya disuruh naik ke atas ke tempat kerjanya tanpa rasa curiga,” ungkap JH kepada Tribunmanado.co.id, Selasa (7/6/2022).

Lanjutnya, saat itu, dirinya ditarik masuk ke kamar.

Setelah kejadian itu, Korban mengaku trauma dan tidak mau bercerita kepada orang lain, karena takut hal ini bisa sampai ke telinga suaminya yang saat ini berada di Papua.

Untuk kedua kalinya, pada tanggal 29 April 2021 dimana oknum Kumtua ini juga mengajak korban pertama untuk bersetubuh, namun korban menolak.

Tidak sampai disitu, pelaku bahkan melecehkan Ibu dari korban pertama yakni insial JP.

Bahkan korban JP sempat menerima perlakuan yang tidak senonoh dari Hukum Tua tersebut.

"Bahkan sering dia menyambangi saya sampai di rumah untuk mengajak melakukan perbuatan tak terpuji itu, namun saya selalu menolak" keluh JP

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved