Breaking News
Kamis, 14 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penembakan di Amerika Serikat

Dalam Waktu Beberapa Jam 2 Penembakan Terjadi di Amerika Serikat, Tewaskan 6 Orang

Penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini terjadi di Tennessee dan Philadelphia dan menewaskan enam orang.

Tayang:
Editor: Isvara Savitri
Kriston Jae Bethel/AFP
Pita polisi tergantung dari barikade di sudut South dan 3rd Streets di Philadelphia, Pennsylvania, pada 5 Juni 2022, sehari setelah tiga orang tewas dan 11 lainnya terluka oleh tembakan, semuanya dalam jarak beberapa blok. Tiga orang tewas dan 11 lainnya luka-luka pada 4 Juni 2022, di kota Philadelphia AS setelah beberapa penembak melepaskan tembakan ke kerumunan di jalan yang sibuk, kata polisi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Untuk kesekian kalinya, penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat (AS).

Penembakan kali ini terjadi di South Street, Philadelphia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/6/2022).

Sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan 11 orang terluka.

Penembakan tersebut hanya selang beberapa jam sebelum penembakan terjadi terpisah di Tennessee.

Pengamanan lokasi penembakan oleh Kepolisian Tulsa, Oklahoma, AS, Rabu (1/6/2022) waktu setempat. (Tulsa Police Dept Via ABC)
Pengamanan lokasi penembakan oleh Kepolisian Tulsa, Oklahoma, AS, Rabu (1/6/2022) waktu setempat. (Tulsa Police Dept Via ABC) (Tulsa Police Dept Via ABC)

Penembakan di Tennessee menewaskan tiga orang dan 14 orang lainnya terluka.

Dilansir The Guardian, kekerasan meletus ketika banyak orang, termasuk Presiden AS Joe Biden, meminta Kongres untuk memberlakukan tindakan pengendalian senjata yang tegas, terutama setelah penembakan massal yang mematikan bulan lalu di Buffalo, New York dan Uvalde, Texas .

Di Philadelphia, petugas polisi sedang berpatroli di pusat kota di South Street ketika serentetan suara tembakan terdengar.

"Warga menyaksikan beberapa tersangka menembak ke arah kerumunan besar sebelum tengah malam," kata inspektur polisi kota, DF Pace, selama konferensi pers.

Seorang petugas berwajib menembaki salah satu tersangka dari jarak sekitar 30 kaki, kata Pace, tetapi tidak jelas apakah orang itu dilumpuhkan.

"Anda dapat membayangkan ada ratusan orang yang hanya menikmati South Street, seperti yang mereka lakukan setiap akhir pekan, ketika penembakan ini terjadi," kata Pace.

"Setidaknya dua pria dan seorang wanita tewas dalam penembakan itu," katanya.

Baca juga: Suhu di Arab Saudi Mencapai 46 Derajat Saat Ibadah Haji, Ini Imbauan Kepada Para Jamaah

Baca juga: Cara Mengetahui Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 31, Cek Juga Cara Ikut Pelatihannya

Nama mereka tidak segera dirilis ke publik.

Kondisi mereka yang terluka akibat tembakan masih belum diketahui.

Barang bukti diamankan

Petugas polisi Philadelphia mengamati "beberapa penembak aktif menembak ke arah kerumunan," dengan satu petugas "dalam jarak sekitar 10 hingga 15 yard" dari seorang individu yang menembak ke arah kerumunan, kata polisi.

Petugas itu menembak tersangka, kata mereka.

Aparat kepolisian menyebut keberadaan penembak Philadelphia tidak segera diketahui.

Dua pistol ditemukan di tempat kejadian, termasuk satu dengan magasin yang diperpanjang, pihak berwenang menambahkan.

Petugas penegak hukum berbicara dengan seorang pria di luar Robb Elementary School di Uvalde, Texas, pada 24 Mei 2022. Seorang pria bersenjata remaja membunuh 18 anak kecil dalam penembakan di sebuah sekolah dasar di Texas pada hari Selasa, dalam penembakan sekolah paling mematikan di AS dalam beberapa tahun . Serangan di Uvalde, Texas -- sebuah komunitas kecil sekitar satu jam dari perbatasan Meksiko -- adalah yang terbaru dari serangkaian penembakan mematikan di Amerika, di mana kengerian pada siklus kekerasan senjata telah gagal memacu tindakan untuk mengakhirinyA
Petugas penegak hukum berbicara dengan seorang pria di luar Robb Elementary School di Uvalde, Texas, pada 24 Mei 2022. Seorang pria bersenjata remaja membunuh 18 anak kecil dalam penembakan di sebuah sekolah dasar di Texas pada hari Selasa, dalam penembakan sekolah paling mematikan di AS dalam beberapa tahun . Serangan di Uvalde, Texas -- sebuah komunitas kecil sekitar satu jam dari perbatasan Meksiko -- adalah yang terbaru dari serangkaian penembakan mematikan di Amerika, di mana kengerian pada siklus kekerasan senjata telah gagal memacu tindakan untuk mengakhirinyA (allison dinner / AFP)

Tidak ada perintah penangkapan segera.

Melalui Twitter, Departemen tersebut mengimbau masyarakat agar menghindari daerah tersebut.

Lokasi kejadian dikenal dengan tempat hiburan dan kehidupan malamnya dengan banyak bar, restoran, dan bisnis.

Pace mengatakan polisi meminta pemilik bisnis untuk meninjau video dari kamera pengintai.

Pernyataan Wali Kota Philadelphia

Pada Minggu (5/6/2022), Wali Kota Philadelphia, Jim Kenney, mengeluarkan pernyataan yang menyebut penembakan itu "sangat menghancurkan".

"Sekali lagi, kita melihat nyawa hilang tanpa alasan dan mereka yang terluka dalam tindakan kekerasan senjata yang menghebohkan, kurang ajar dan tercela," tambah pernyataan Kenney.

Baca juga: Aturan Ibadah Haji 2022, Ada Beberapa Barang yang Tidak Boleh Dibawa, Ini Daftarnya

Baca juga: PERINGATAN Dini Cuaca Ekstrem BMKG Senin 6 Juni 2022: Sulawesi Utara Berpotensi Hujan Disertai Petir

Aksi penembakan di Tennessee

Penembakan Massal di New York, AS Tewaskan 10 Orang. Pelaku Masih Remaja.
Penembakan Massal di New York, AS Tewaskan 10 Orang. Pelaku Masih Remaja. (via Tribunnews.com/AFP)

Penembakan di Tennessee terjadi di dekat sebuah klub malam di Chattanooga sekitar pukul 02.40 waktu setempat.

"Tiga tewas, 14 terkena dan terluka oleh peluru, dan tiga ditabrak mobil ketika mencoba melarikan diri dari tempat yang kacau di McCallie Avenue," kata polisi di sana.

Kepala polisi Chattanooga, Celeste Murphy, menyarankan penyelidik percaya ada beberapa penembak yang terlibat dalam perselisihan satu sama lain.

Sementara itu, detektif masih berusaha mencari tahu apa yang terjadi.

"Kami mencoba untuk menentukan dengan tepat apa yang terjadi dan apa yang menyebabkan ini terjadi," katanya.

Sebanyak 16 orang dari yang terluka adalah orang dewasa dan satu anak di bawah umur.

Enam anak di bawah umur lainnya terluka dalam baku tembak akhir pekan sebelumnya di Chattanooga.

Serentetan insiden penembakan

Dikutip dari Reuters, Insiden tersebut menyusul penembakan baru-baru ini yang menewaskan 10 orang di sebuah toko kelontong di Buffalo, New York.

Baca juga: Lagi, 2 Polisi Terlibat Pengeroyokan di Holywings Yogyakarta, Korban Sempat Tertabrak Mobil

Baca juga: Putin Ancam Amerika Serikat Jika Pasok Rudal Jarak Jauh ke Ukraina, Ini yang Akan Dilakukan

Kemudian penembakan yang menelan 21 korban di sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas.

Juga empat orang di gedung medis di Tulsa, Oklahoma.

Pendukung keamanan senjata mendorong pemerintah AS untuk mengambil langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengekang kekerasan senjata.

Setidaknya ada 240 penembakan massal di Amerika Serikat sepanjang tahun ini, menurut Arsip Kekerasan Senjata, sebuah kelompok riset nirlaba.

Sebagian besar pemilih Amerika, baik dari Partai Republik maupun Demokrat, mendukung undang-undang kontrol senjata yang lebih kuat.

Tapi Partai Republik di Kongres dan beberapa Demokrat moderat telah memblokir undang-undang semacam itu selama bertahun-tahun.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penembakan di Philadelphia dan Tennessee Tewaskan Sedikitnya 6 Orang dan 25 Orang Terluka.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved