Penembakan di Amerika Serikat
Dalam Waktu Beberapa Jam 2 Penembakan Terjadi di Amerika Serikat, Tewaskan 6 Orang
Penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini terjadi di Tennessee dan Philadelphia dan menewaskan enam orang.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Untuk kesekian kalinya, penembakan kembali terjadi di Amerika Serikat (AS).
Penembakan kali ini terjadi di South Street, Philadelphia.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (4/6/2022).
Sedikitnya tiga orang meninggal dunia dan 11 orang terluka.
Penembakan tersebut hanya selang beberapa jam sebelum penembakan terjadi terpisah di Tennessee.
Penembakan di Tennessee menewaskan tiga orang dan 14 orang lainnya terluka.
Dilansir The Guardian, kekerasan meletus ketika banyak orang, termasuk Presiden AS Joe Biden, meminta Kongres untuk memberlakukan tindakan pengendalian senjata yang tegas, terutama setelah penembakan massal yang mematikan bulan lalu di Buffalo, New York dan Uvalde, Texas .
Di Philadelphia, petugas polisi sedang berpatroli di pusat kota di South Street ketika serentetan suara tembakan terdengar.
"Warga menyaksikan beberapa tersangka menembak ke arah kerumunan besar sebelum tengah malam," kata inspektur polisi kota, DF Pace, selama konferensi pers.
Seorang petugas berwajib menembaki salah satu tersangka dari jarak sekitar 30 kaki, kata Pace, tetapi tidak jelas apakah orang itu dilumpuhkan.
"Anda dapat membayangkan ada ratusan orang yang hanya menikmati South Street, seperti yang mereka lakukan setiap akhir pekan, ketika penembakan ini terjadi," kata Pace.
"Setidaknya dua pria dan seorang wanita tewas dalam penembakan itu," katanya.
Baca juga: Suhu di Arab Saudi Mencapai 46 Derajat Saat Ibadah Haji, Ini Imbauan Kepada Para Jamaah
Baca juga: Cara Mengetahui Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 31, Cek Juga Cara Ikut Pelatihannya
Nama mereka tidak segera dirilis ke publik.
Kondisi mereka yang terluka akibat tembakan masih belum diketahui.
Barang bukti diamankan
Petugas polisi Philadelphia mengamati "beberapa penembak aktif menembak ke arah kerumunan," dengan satu petugas "dalam jarak sekitar 10 hingga 15 yard" dari seorang individu yang menembak ke arah kerumunan, kata polisi.
Petugas itu menembak tersangka, kata mereka.
Aparat kepolisian menyebut keberadaan penembak Philadelphia tidak segera diketahui.
Dua pistol ditemukan di tempat kejadian, termasuk satu dengan magasin yang diperpanjang, pihak berwenang menambahkan.
Tidak ada perintah penangkapan segera.
Melalui Twitter, Departemen tersebut mengimbau masyarakat agar menghindari daerah tersebut.
Lokasi kejadian dikenal dengan tempat hiburan dan kehidupan malamnya dengan banyak bar, restoran, dan bisnis.
Pace mengatakan polisi meminta pemilik bisnis untuk meninjau video dari kamera pengintai.
Pernyataan Wali Kota Philadelphia
Pada Minggu (5/6/2022), Wali Kota Philadelphia, Jim Kenney, mengeluarkan pernyataan yang menyebut penembakan itu "sangat menghancurkan".
"Sekali lagi, kita melihat nyawa hilang tanpa alasan dan mereka yang terluka dalam tindakan kekerasan senjata yang menghebohkan, kurang ajar dan tercela," tambah pernyataan Kenney.
Baca juga: Aturan Ibadah Haji 2022, Ada Beberapa Barang yang Tidak Boleh Dibawa, Ini Daftarnya
Baca juga: PERINGATAN Dini Cuaca Ekstrem BMKG Senin 6 Juni 2022: Sulawesi Utara Berpotensi Hujan Disertai Petir
Aksi penembakan di Tennessee
Penembakan di Tennessee terjadi di dekat sebuah klub malam di Chattanooga sekitar pukul 02.40 waktu setempat.
"Tiga tewas, 14 terkena dan terluka oleh peluru, dan tiga ditabrak mobil ketika mencoba melarikan diri dari tempat yang kacau di McCallie Avenue," kata polisi di sana.
Kepala polisi Chattanooga, Celeste Murphy, menyarankan penyelidik percaya ada beberapa penembak yang terlibat dalam perselisihan satu sama lain.
Sementara itu, detektif masih berusaha mencari tahu apa yang terjadi.
"Kami mencoba untuk menentukan dengan tepat apa yang terjadi dan apa yang menyebabkan ini terjadi," katanya.
Sebanyak 16 orang dari yang terluka adalah orang dewasa dan satu anak di bawah umur.
Enam anak di bawah umur lainnya terluka dalam baku tembak akhir pekan sebelumnya di Chattanooga.
Serentetan insiden penembakan
Dikutip dari Reuters, Insiden tersebut menyusul penembakan baru-baru ini yang menewaskan 10 orang di sebuah toko kelontong di Buffalo, New York.
Baca juga: Lagi, 2 Polisi Terlibat Pengeroyokan di Holywings Yogyakarta, Korban Sempat Tertabrak Mobil
Baca juga: Putin Ancam Amerika Serikat Jika Pasok Rudal Jarak Jauh ke Ukraina, Ini yang Akan Dilakukan
Kemudian penembakan yang menelan 21 korban di sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas.
Juga empat orang di gedung medis di Tulsa, Oklahoma.
Pendukung keamanan senjata mendorong pemerintah AS untuk mengambil langkah-langkah yang lebih kuat untuk mengekang kekerasan senjata.
Setidaknya ada 240 penembakan massal di Amerika Serikat sepanjang tahun ini, menurut Arsip Kekerasan Senjata, sebuah kelompok riset nirlaba.
Sebagian besar pemilih Amerika, baik dari Partai Republik maupun Demokrat, mendukung undang-undang kontrol senjata yang lebih kuat.
Tapi Partai Republik di Kongres dan beberapa Demokrat moderat telah memblokir undang-undang semacam itu selama bertahun-tahun.(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penembakan di Philadelphia dan Tennessee Tewaskan Sedikitnya 6 Orang dan 25 Orang Terluka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/pita-polisi-kuning.jpg)